Wagub Sebut Belum, Tapi Minta Tanya ke Gubernur
PALANGKA RAYA – Isu pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) definitif yang lama kosong, disebut-sebut berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencuat dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Nama birokrat senior Kalsel Mokhamad Hilman disebut memiliki peluang kuat untuk mengisi jabatan Sekda Kalteng.
Mokhamad Hilman diketahui telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel selama kurang lebih 31 tahun. Isu tersebut berkembang seiring belum ditetapkannya sekda definitif di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.
Saat dikonfirmasi hal tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo menjawab singkat. “Oh belum,” ujarnya, Jumat (9/1/2026) lalu.
Edy menyampaikan bahwa perpindahan pegawai antardaerah merupakan hal yang lazim dalam sistem birokrasi pemerintahan. “Perpindahan mengisi pegawai itu biasa saja. Itu mutasi atau promosi yang juga kerap disebut tour of duty,” kata Edy.
Menurutnya, mekanisme tour of duty memungkinkan aparatur sipil negara berpindah tugas sesuai kebutuhan organisasi. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pengisian jabatan sekda definitif di Kalteng. “Namanya tour of duty, siapa pun bisa saja. Yang pasti dia kan pelaksana saja dulu di sini,” tambahnya.
Mengenai waktu penunjukan pelaksana maupun sekda definitif, Edy Pratowo menyatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan gubernur. “Tanya ke gubernur,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Pemprov Kalteng belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan mengisi jabatan sekda definitif. Isu terkait calon dari luar daerah masih terus berkembang, sementara publik menunggu keputusan resmi dari pimpinan daerah. (ifa/ens)












