PALANGKA RAYA – Video seorang warga saat berkunjung ke Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai, menegur seorang petugas atau staf Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, viral di media sosial.
Video yang diunggah pada 2 Januari 2026 itu memperlihatkan petugas yang tidak menggunakan seragam serta tanda pengenal. Dalam video tersebut, pengunggah mempermasalahkan SOP dan petugas yang berpakaian layaknya preman.
“Ini tempat orang banyak, harus asli. Tolong pakaiannya diganti. Masa pakai sandal. Tanda pengenalnya mana mas. Memang ga dikasih seragam kah. Gimana ini, ngatur orang seperti ini, harus ada standarnya lah,” ucap pengunggah.
Menanggapi video tersebut, Kepala Bidang Disbudparpora Palangka Raya Alex Chandra menegaskan, hal tersebut merupakan pendampingan untuk mendukung pengelolaan operasional kawasan wisata. Termasuk pelaksanaan penarikan tiket masuk dari pengunjung yang membeludak.
“Kehadiran petugas tersebut merupakan bentuk pendampingan dari Disparbudpora karena pada momen libur Natal dan tahun baru jumlah pengunjung membludak. Sementara petugas binaan di lokasi terbatas,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Menurut Alex, petugas yang diturunkan memiliki surat tugas resmi dan bertugas membantu pengelolaan tiket sekaligus pelaksanaan retribusi. Namun pihaknya mengakui adanya kekurangan dalam penerapan prosedur di lapangan, khususnya terkait penggunaan seragam oleh salah satu petugas saat bertugas.
“Memang itu kesalahan dari petugas kami, karena seharusnya memakai seragam, dan yang bersangkutan sudah kami tegur serta akan kami evaluasi ke depannya,” jelasnya.
Terkait adanya warga yang menegur petugas dalam video tersebut, Disparbudpora menilai hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan kawasan wisata. “Yang menegur itu juga rekan kami dari Pokdarwis, mungkin ada rasa memiliki dan ingin mendukung pengelolaan wisata, sehingga saling mengingatkan, dan itu tidak masalah,” ucap Alex.
Disparbudpora menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan di kawasan Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai sebagai salah satu destinasi unggulan kota.
“Tujuan kami bagaimana kawasan wisata ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, sekaligus mendukung program pemerintah daerah melalui pengelolaan retribusi yang tertib dan sesuai aturan,” ungkap Alex. (ter/ens)












