Feature

Angkat Karungut, Raih Juara Lomba Jurnalistik

22
×

Angkat Karungut, Raih Juara Lomba Jurnalistik

Sebarkan artikel ini
JUARA TIGA : Nanda Widya Putri, siswi SMAN 2 Kuala Kapuas meraih juara tiga Lomba Jurnalistik Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026. FOTO DOKUMEN UNTUK RADAR KALTENG

Nanda Widya Putri, Siswi SMAN 2 Kuala Kapuas Bersinar di Tingkat Nasional

Dari kekayaan budaya Dayak Ngaju, Nanda Widya Putri, merangkai cerita yang mengantarkannya meraih prestasi di tingkat nasional. Siswi kelas XII-E SMAN 2 Kuala Kapuas itu berhasil meraih Juara 3 Cabang Lomba Jurnalistik Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026.

SITI NUR MARIFA, Palangka Raya

PRESTASI tersebut bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi. Melalui karya jurnalistiknya, Nanda Widya Putri, menunjukkan bahwa cerita tentang budaya lokal memiliki ruang untuk dikenal lebih luas, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda akan pentingnya menjaga warisan daerah.

Karya berjudul “Ketika Nada Menyatukan Warisan dalam Langkah Seribu Pelajar” menjadi jalan bagi Nanda untuk membawa cerita dari Kabupaten Kapuas ke panggung nasional.

Tulisan itu mengangkat upaya pelestarian budaya Dayak melalui permainan kecapi dan lantunan karungut oleh 1.000 pelajar dari 17 kecamatan di Kabupaten Kapuas pada 8 Desember 2025.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemecahan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Namun Nanda tidak hanya melihatnya sebagai peristiwa yang melibatkan ribuan pelajar. Ia juga menggali makna di balik keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan tradisi.

Karungut sendiri merupakan sastra lisan Dayak Ngaju yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Tengah. Melalui karya jurnalistiknya, Nanda berusaha memperlihatkan bahwa pelestarian tradisi membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Mulai pemerintah, tokoh budaya, sekolah, guru, hingga generasi muda.

Untuk memperkuat tulisannya, Nanda wawancara sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Proses tersebut menuntut ketekunan dalam menggali informasi, menyusun fakta, dan menghadirkan sudut pandang yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam kepada pembaca.

Perjalanan itu akhirnya membuahkan hasil. Dalam kompetisi yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 5 sampai 10 Oktober 2026 secara daring, Nanda berhasil menempati posisi ketiga nasional.

Bagi Nanda, penghargaan yang diraih bukanlah satu-satunya hal yang berarti. Proses belajar, keberanian mencoba, dan kesempatan membawa nama sekolah serta Kalimantan Tengah ke tingkat nasional menjadi pengalaman yang tidak kalah berharga.

Ia menyadari pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan keluarga, guru pembimbing, dan teman-teman yang terus memberikan semangat selama proses persiapan hingga perlombaan.

“Bagi saya, pencapaian ini bukan sekadar tentang sebuah gelar juara, tetapi juga tentang proses belajar, keberanian untuk terus berkarya, dan kesempatan untuk membawa nama sekolah serta Kalimantan Tengah di tingkat nasional,” ungkap Nanda, Rabu (14/10/2026). (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *