Kotawaringin Timur

Pemkab Dukung Organda Terlibat Awasi Distribusi BBM Subsidi

33
×

Pemkab Dukung Organda Terlibat Awasi Distribusi BBM Subsidi

Sebarkan artikel ini
RAPAT : Pj Sekda Kotim Diana Setiawan saat memimpin rapat pembahasan distribusi BBM bersubsidi yang digelar di Setda Kotim, Kamis (8/10/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung pelibatan kembali DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kotim dalam pengawasan dan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini diharapkan menjadi solusi untuk memperbaiki distribusi BBM yang selama ini masih menuai keluhan.

Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat di Sekretariat Daerah (Setda) Kotim yang membahas distribusi BBM bersubsidi di wilayah setempat, Kamis (8/10/2026).

Keterlibatan Organda dinilai dapat membantu memastikan BBM subsidi, khususnya solar, tersalurkan kepada pihak yang berhak sesuai ketentuan. Pengawasan bersama juga diharapkan mampu meminimalkan persoalan distribusi di lapangan.

Asisten II Setda Kotim Hawianan mengatakan, Organda dapat berperan mengawasi distribusi BBM subsidi. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut bisa membantu memastikan penyaluran dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tepat sasaran. “Pemahaman saya adalah Organda bisa membantu untuk pengawasan dan pendistribusian BBM subsidi sampai ke penerima yang tepat,” katanya.

Ia menilai pelibatan Organda tidak menjadi persoalan, terlebih di tengah berbagai kendala distribusi BBM subsidi yang membutuhkan penanganan bersama. Pengawasan tidak cukup hanya satu pihak, tapi perlu melibatkan unsur terkait agar penyaluran berjalan lebih tertib. “Apalagi di tengah karut-marut distribusi ini memang perlu adanya hal yang dilakukan bersama-sama untuk mengawasinya,” ujarnya.

Sementara Penjabat (Pj) Sekda Kotim Diana Setiawan membenarkan, Bupati Kotim telah menerbitkan rekomendasi agar Organda dilibatkan dalam pengawasan distribusi BBM bersubsidi, terutama solar.

Diana mendorong DPC Organda Kotim melakukan kaji tiru ke Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Menurutnya, daerah tersebut memiliki pola pengelolaan yang dapat dipelajari sebagai bahan pertimbangan memperkuat peran Organda Kotim. “Kita dorong juga untuk kaji tiru ke Kobar. Mungkin ada pola-pola yang bisa kita ambil dan kita bawa ke Kotim untuk memperkuat fungsi Organda,” kata Diana.

Ia berharap penguatan peran Organda tidak hanya membantu memperbaiki pengawasan distribusi, tetapi juga menjadi salah satu upaya memperjuangkan tambahan kuota BBM subsidi bagi anggota yang memenuhi persyaratan.

Di sisi lain, Ketua DPC Organda Kotim Suhendra mendesak SBM Pertamina Wilayah Kalimantan Tengah mengembalikan alokasi BBM bersubsidi yang sebelumnya diperuntukkan bagi Organda.

“Sebagai SBM Pertamina wilayah Kalteng seharusnya segera memberikan dan mengembalikan alokasi BBM bersubsidi yang selama ini pernah dikondisikan. Dengan adanya Organda juga bisa membantu peran pemerintah mengatasi inflasi yang akan terjadi,” kata Suhendra.

Menurut Suhendra, dukungan pemerintah daerah menjadi dorongan bagi Organda kembali menjalankan peran pengawasan dan distribusi BBM subsidi. Ia berharap alokasi yang sebelumnya tersedia dapat kembali berjalan sesuai ketentuan. (pri/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *