Kembali Meraih Juara Umum MTQ ke-57 Kotim di Mentaya Hulu
SAMPIT – Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) kembali mengukuhkan dominasinya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pada MTQ ke-57 yang berlangsung di Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, kontingen MBK berhasil meraih juara umum dengan mengumpulkan nilai 235.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang catatan gemilang MBK yang sukses mempertahankan gelar juara umum selama 15 kali berturut-turut sejak pertama kali meraihnya pada 2012.
Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan kafilahnya kembali menjadi yang terbaik. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para peserta, pelatih, ofisial, serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang terus melakukan pembinaan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum. Ini menjadi yang ke-15 kali secara berturut-turut sejak pertama kali diraih pada 2012,” ujarnya, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Persiapan telah dilakukan sejak jauh hari melalui pembinaan intensif terhadap peserta yang akan mewakili kecamatan.
Setelah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan pada April 2026, para peserta menjalani pembinaan selama kurang lebih enam bulan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi persaingan di tingkat kabupaten.
Pada MTQ ke-57 ini, Mentawa Baru Ketapang mengirimkan 72 peserta yang mengikuti seluruh cabang perlombaan. Persiapan yang matang tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga konsistensi prestasi yang telah diraih selama lebih dari satu dekade.
Irpansyah mengaku tidak dapat menghadiri secara langsung malam penutupan MTQ di Kecamatan Mentaya Hulu karena sedang menjalankan tugas di Surabaya sebagai mentor dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).
Meski demikian, ia tetap memantau perkembangan pelaksanaan kegiatan dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang membawa nama Mentawa Baru Ketapang kembali meraih prestasi tertinggi.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak membuat jajaran pembina dan para peserta berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar mampu mempertahankan prestasi pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.
Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, Irpansyah menilai MTQ memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter generasi muda.
“MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun akhlak generasi muda,” tegasnya.
Sementara itu, pada klasemen akhir MTQ ke-57 tingkat Kabupaten Kotim, posisi kedua ditempati Kecamatan Tualan Hulu dengan nilai 181. Adapun peringkat ketiga diraih Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dengan perolehan nilai 150.
Keberhasilan Mentawa Baru Ketapang mempertahankan gelar juara umum selama 15 kali berturut-turut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan MTQ di Kotim. Konsistensi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam melahirkan peserta yang mampu bersaing di tingkat kabupaten maupun provinsi. (pri)












