Gunung Mas

Korban Kebakaran di Hamputung Terima Bantuan

52
×

Korban Kebakaran di Hamputung Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini
BANTUAN : Kalaksa BPBD Gumas Karya didampingi Kepala Bidang Darlog Sandra Cipta serta IPutrajaya menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kantor BPBD Kabupaten Gunung Mas, Selasa (4/8/2026). FOTO HUMAS BPBD UNTUK RADAR KALTENG

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Hamputung, Kecamatan Damang Batu, Selasa (4/8/2026). Bantuan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah sekaligus bentuk kepedulian agar korban bisa kembali menata kehidupan seperti semula.

Pemkab Gumas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan tidak terduga (BTT) kepada satu kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran di Desa Tumbang Hamputung, Kecamatan Kahayan Hulu Utara. Musibah kebakaran itu terjadi pada Oktober 2025.

Bantuan tunai itu diserahkan secara simbolis mewakili Bupati Jaya S Monong oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Gumas Karya didampingi Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) Sandra Cipta serta IPutrajaya, di Kantor BPBD Gumas.

Penerima bantuan adalah Ibul, warga korban kebakaran tersebut. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah sekaligus dukungan agar korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Kalaksa BPBD Gumas Karya mengatakan, bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami bencana. Meski nilai bantuan tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, tapi diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menjadi modal awal untuk proses pemulihan.

“Penyaluran bantuan tersebut telah melalui mekanisme yang berlaku dan mengacu pada Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 30 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan untuk Korban Bencana Alam dan Bencana Nonalam serta Tata Cara Pertanggungjawabannya,” kata Karya, Selasa (4/8/2026).

Menurut dia, regulasi tersebut mengatur secara rinci mengenai sumber pendanaan, besaran bantuan, mekanisme pengajuan dan pencairan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Gumas.

“Melalui bantuan tersebut, kita berharap para korban bencana tidak merasa berjuang sendiri. Kehadiran pemerintah diharapkan menjadi penyemangat agar masyarakat yang tertimpa musibah dapat kembali bangkit, menata kehidupan, dan melanjutkan aktivitas seperti sediakala,” pungkasnya. (nya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *