Upaya Meningkatkan Literasi Investasi ASN
KUALA KURUN – Di tengah maraknya tawaran investasi yang belum tentu legal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas memilih memperkuat benteng literasi keuangan aparatur. Langkah itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai upaya membangun budaya investasi yang cerdas, legal, dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Road to Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu Tahun 2026 itu, dibuka Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Richard FL di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas, Kamis (9/7/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Tengah Stephanus Cahyo Adiraja, perwakilan Korea Investment and Sekuritas Indonesia Riru A Ngindra, para narasumber, serta ratusan ASN lingkungan Pemkab Gumas.
Sekda Gumas Richard mewakili Bupati Jaya S Monong mengatakan, Pemkab Gumas mengapresiasi OJK, Bursa Efek Indonesia, perusahaan sekuritas, dan seluruh pihak yang telah menginisiasi terselenggaranya sekolah pasar modal itu. “Dengan peningkatan literasi keuangan di kalangan ASN bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan,” katanya.
Menurut sekda, pemahaman yang baik mengenai pasar modal akan membantu ASN mengelola keuangan secara lebih bijak, sekaligus mengenali instrumen investasi yang resmi, aman, dan berada di bawah pengawasan OJK.
“Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan tidak hanya memahami mekanisme pasar modal, tetapi juga mampu mengambil keputusan investasi berdasarkan pengetahuan dan analisis, bukan karena ikut-ikutan tren,” tandasnya. (nya)












