PeristiwaUtama

Tanjakan Maut Bukit Akap Renggut Tiga Nyawa, Minibus Mundur Tak Terkendali

438
×

Tanjakan Maut Bukit Akap Renggut Tiga Nyawa, Minibus Mundur Tak Terkendali

Sebarkan artikel ini
Tanjakan Maut Bukit Akap Renggut Tiga Nyawa, Minibus Mundur Tak Terkendali

KUALA PEMBUANG – Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Bukit Akap/Badung, Desa Gantung Pengayuh, Kecamatan Seruyan Tengah, Minggu 12 April 2026. Insiden laka tunggal ini merenggut tiga korban jiwa dan menyisakan duka mendalam.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah minibus berwarna hitam yang diduga gagal menaklukkan tanjakan curam. Kondisi jalan yang licin dan tidak rata membuat kendaraan kehilangan tenaga saat menanjak. Mobil kemudian mundur tanpa kendali hingga berujung kecelakaan fatal.

Akibat kejadian itu, tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara dua korban lainnya mengalami luka kritis dan langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasatlantas Polres Seruyan, Iptu Subronto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan diduga dipicu kendaraan yang tidak mampu melanjutkan tanjakan.

“Mobil diduga kehilangan tenaga saat menanjak di kondisi jalan licin, lalu mundur. Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan, apakah faktor mesin atau kondisi jalan,” ujarnya.

Data sementara, tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial IP (laki-laki), HU (laki-laki), dan M (perempuan). Ketiganya diketahui merupakan warga Desa Derawa, Kecamatan Batu Ampar.

Sementara korban selamat yang mengalami luka yakni A (perempuan), RR (laki-laki), dan A (laki-laki). Seluruh penumpang diduga merupakan satu keluarga.

Petugas dari Polsek Seruyan Tengah bersama Satlantas Polres Seruyan telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP awal, hingga pengumpulan keterangan saksi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan identitas lengkap para korban.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko di jalur ekstrem seperti Bukit Akap, terutama saat kondisi jalan licin. Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melintasi medan berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *