Seruyan

Bupati dan Danrem 102/Pjg Meninjau Titik Api di TNTP

37
×

Bupati dan Danrem 102/Pjg Meninjau Titik Api di TNTP

Sebarkan artikel ini
DI TNTP : Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dan Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko foto bersama jajaran saat turun langsung ke Taman Nasional Tanjung Puting, Kamis (15/10/2026) lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko serta Komandan Kodim 1015/Sampit turun langsung meninjau titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kamis (15/10/2026).

Peninjauan tersebut merupakan langkah konkret memperkuat koordinasi dan sinergisitas Pemkab Seruyan dengan TNI guna mempercepat penanganan karhutla di kawasan konservasi tersebut.

Menurut Ahmad Selanorwanda, kehadiran pemerintah daerah bersama TNI di lokasi untuk melihat langsung kondisi kebakaran sekaligus menyusun langkah strategis untuk pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api. “Hari ini kita turun ke lapangan bersama TNI, dalam hal ini Pak Danrem dan Pak Dandim 1015/Sampit. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kita akan menyusun rencana aksi memitigasi berbagai kemungkinan sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang masih menyala,” katanya.

Bupati menegaskan, Pemkab Seruyan berkomitmen mendukung upaya penanganan karhutla, baik penyediaan sarana dan prasarana, peralatan, maupun pengerahan personel. “Pemerintah daerah siap mendukung pengerahan anggota ke Tanjung Puting, termasuk penyediaan sarana-prasarana, peralatan, tenaga, serta berbagai dukungan lainnya melalui BPBD Seruyan,” ucapnya.

Bupati menekankan pentingnya antisipasi jangka panjang, menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Menurut bupati, Pemkab Seruyan akan memetakan menyeluruh kawasan rawan kebakaran, mulai wilayah perkotaan, persawahan, perkebunan, hingga hutan dan konservasi. “Kemarau panjang ini menjadi catatan penting bagi kita. Ke depan, kita akan melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah rawan kebakaran, baik di kawasan perkotaan, persawahan, perkebunan, maupun di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting,” ungkapnya.

Sementara Danrem 102/Pjg menjelaskan, peninjauan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan melalui konferensi video bersama jajaran pimpinan, untuk segera mengambil langkah cepat mencegah meluasnya kebakaran di TNTP.

Menurut danrem, peninjauan awal ini menjadi bagian dari persiapan pengerahan personel, peralatan, serta dukungan logistik yang akan ditempatkan di lokasi terdampak. “Ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Presiden untuk segera memprioritaskan pencegahan perluasan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting. Setelah peninjauan ini, personel, materiil, dan logistik akan segera dikerahkan ke lokasi meminimalisir dampak karhutla,” jelas danrem.

Dia berharap, langkah penanganan yang dilakukan dapat menekan penyebaran asap sehingga tidak semakin berdampak terhadap Kota Pangkalan Bun, termasuk aktivitas penerbangan di bandara setempat. (yad/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *