Seruyan

Untuk Memperkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

18
×

Untuk Memperkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini
VICON : Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, bersama para pejabat lainnya serta forkopimda menghadiri video conference (vicon) perkembangan situasi kebakaran hutan dan lahan bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin di Pusdalops BPBD Seruyan, Selasa (13/10/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Bupati Seruyan Ikuti Vicon Bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengikuti video conference (vicon) perkembangan situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, Selasa (13/10/2026) lalu.

Menurut Bupati Ahmad Selanorwanda, Pangdam XXII/Tambun Bungai mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada dan tidak lengah menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau serta terus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat.

“Beliau (pangdam) mengingatkan kita agar tidak patah semangat dan tetap maksimal dalam penanganan karhutla. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat karena potensi kebakaran masih terjadi, termasuk di Kabupaten Seruyan,” kata Ahmad Selanorwanda kepada awak media, usai vicon.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat penanganan kebakaran, sosialisasi kepada masyarakat, penguatan personel dan sarana prasarana, serta pemetaan wilayah rawan kebakaran dan inventarisasi pemilik lahan.

Selain itu, koordinasi melalui camat, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP terus dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan di lapangan.

Menindaklanjuti arahan Pangdam Mayjen TNI Zainul Arifin, Pemkab Seruyan juga akan mengevaluasi kebutuhan pembentukan posko khusus di wilayah rawan karhutla serta berkoordinasi dengan Danrem 102/Pjg terkait sejumlah program TNI yang berpotensi dilaksanakan di wilayah Kabupaten Seruyan.

Bupati menegaskan, sinergisitas seluruh pihak menjadi kunci dalam mempercepat penanganan dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Seruyan. (yad/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *