Gunung Mas

FKGMS Turun Langsung ke Manuhing

50
×

FKGMS Turun Langsung ke Manuhing

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI : Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, Ketua Umum FKGMS Mimie Mariatie Jaya S Monong, serta pejabat lainnya saat sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan di Manuhing, Kamis (27/8/2026) lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Bawa Misi Sehat Sekaligus Semangat Lawan Karhutla

KUALA KURUN – Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS) menggelar sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Manuhing, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gumas Jaya S Monong, Ketua Umum FKGMS Mimie Mariatie Jaya S Monong, serta para pejabat lainnya.

Ketua Umum FKGMS Mimie Mariatie Jaya S Monong menegaskan, FKGMS bukan sekadar forum yang sibuk dengan rapat dan dokumentasi. Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap kesehatan sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong terwujudnya masyarakat Gumas yang sehat, mandiri, dan berdaya.

Menurut dia, konsep kabupaten sehat membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendirian. Begitu pula masyarakat. Karena itu, keberadaan forum di tingkat kecamatan hingga desa menjadi penting untuk memastikan program kesehatan benar-benar bergerak dari atas sampai di masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum untuk memperkuat kolaborasi. FKGMS siap menjadi mitra pemerintah dalam menggerakkan masyarakat agar setiap desa di Kabupaten Gunung Mas mampu memenuhi indikator Kabupaten Sehat,” ujarnya.

Mimie menjelaskan, kabupaten sehat mencakup delapan tatanan yang harus dipenuhi, yakni permukiman, sarana lalu lintas, industri, pariwisata, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat mandiri, perkotaan, serta hutan.

Urusan sehat bukan hanya soal rumah sakit, obat, atau tenaga medis. Lingkungan yang nyaman, pangan yang aman, lalu lintas yang tertata, hingga pengelolaan kawasan hutan juga ikut menentukan wajah sebuah kabupaten yang sehat. “Kita juga mengingatkan pentingnya persiapan menuju penilaian kabupaten/kota sehat dan penghargaan swasti saba dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” katanya. (nya/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *