Gunung Mas

Kerja Sama dan Koordinasi Jadi Kunci Utama

30
×

Kerja Sama dan Koordinasi Jadi Kunci Utama

Sebarkan artikel ini
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong. FOTO: ist

Penegasan Bupati Gumas Dalam Menghadapi Karhutla

KUALA KURUN – Memasuki puncak musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah banyak terlihat di beberapa titik. Termasuk di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas pun mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak hanya sigap saat api sudah berkobar, tapi juga aktif mencegah sebelum terjadi kebakaran.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menegaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gumas bersama seluruh unsur terkait harus mengedepankan lima langkah utama dalam menghadapi ancaman karhutla. Yakni memperkuat kerja sama, meningkatkan koordinasi, mengutamakan pencegahan, mempercepat penanganan, serta memastikan keselamatan personel di lapangan.

“Kerja sama dan koordinasi menjadi kunci. Pemerintah, TNI, Polri, relawan hingga masyarakat harus bergerak dalam satu irama. Komunikasi yang efektif akan sangat menentukan keberhasilan penanganan karhutla,” ujarnya belum lama ini.

Menurut Jaya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama. Patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pengawasan terhadap kawasan yang rawan terbakar harus terus dilakukan agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini.

Namun jika api telanjur muncul, kata dia, respons tidak boleh terlambat. Seluruh personel dan peralatan harus selalu dalam kondisi siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.

“Penanggulangan harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Jangan sampai api lebih cepat menyebar dibanding petugas yang datang ke lokasi,” tegasnya.

Selain kecepatan, keselamatan petugas juga menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan seluruh personel agar selalu mematuhi prosedur operasional dan standar keselamatan saat bertugas di lapangan demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah. Menurutnya, menghadapi karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau petugas di lapangan, melainkan tanggung jawab bersama agar hutan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari dampak bencana asap. (nya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *