DPRD Kalimantan Tengah

‎Status Karhutla Diminta Naik ke Tahap Penanggulangan

38
×

‎Status Karhutla Diminta Naik ke Tahap Penanggulangan

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, tidak cukup dilakukan melalui pendekatan pencegahan. Namun sudah saatnya dinaikan pada tahap penanggulangan bencana.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan mengatakan pola penanganan harus segera diubah agar sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan. “Karhutla di Tumbang Nusa, sekarang bukan lagi bicara antisipasi atau pencegahan. Yang dilakukan adalah penanggulangan, sehingga perhatian pemerintah pusat juga bisa melihat bahwa ini merupakan keadaan yang memang harus ditanggulangi,” ujarnya, Selasa(4/8).

‎Menurutnya, perubahan pendekatan tersebut penting karena kebakaran di kawasan gambut memiliki karakteristik berbeda dibanding kebakaran hutan biasa. Api tidak hanya membakar vegetasi di permukaan, tetapi juga merambat di lapisan gambut sehingga lebih sulit dipadamkan dan berpotensi terus memunculkan asap dalam waktu lama.

‎Bambang menjelaskan, kondisi itu membuat berbagai upaya yang selama ini berfokus pada pelatihan maupun pembentukan regu pencegahan dinilai tidak lagi menjadi prioritas utama. “Kita bukan lagi bicara pelatihan, pendidikan, atau regu relawan api desa. Itu sudah selesai. Sekarang yang dibutuhkan adalah bagaimana kebakaran yang sudah terjadi ini benar-benar bisa ditangani sampai tuntas,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, siklus cuaca pada tahun ini juga menjadi faktor yang harus diantisipasi melalui langkah yang lebih konkret. Suhu panas yang tinggi dinilai meningkatkan risiko meluasnya kebakaran sehingga penanganan tidak boleh dilakukan setengah-setengah. “Statusnya memang harus ditingkatkan menjadi penanggulangan. Saya khawatir kalau tidak segera dilakukan, kebakaran akan terus merembet karena kondisi iklim tahun ini memang lebih ekstrem,” kata Bambang.

‎

‎DPRD Kalteng berharap pemerintah daerah bersama pemerintah pusat segera menyusun langkah penanggulangan yang lebih efektif sesuai karakteristik lahan gambut di Tumbang Nusa. Sinergi lintas instansi dinilai menjadi kunci agar dampak karhutla dapat ditekan dan tidak terus berulang setiap musim kemarau.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *