Utama

Tim Gabungan Fokus Cari Dua Anggota Hilang Usai Tragedi Operasi Narkoba di Katingan Tengah

876
×

Tim Gabungan Fokus Cari Dua Anggota Hilang Usai Tragedi Operasi Narkoba di Katingan Tengah

Sebarkan artikel ini
Tim Gabungan Fokus Cari Dua Anggota Hilang Usai Tragedi Operasi Narkoba di Katingan Tengah.

PALANGKA RAYA – Operasi pencarian dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang usai bentrokan saat penggerebekan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, terus diintensifkan.

Hingga Jumat (372026) pagi, keberadaan kedua personel tersebut masih belum diketahui. Tim gabungan menyisir sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi hilangnya kedua anggota.

Pencarian melibatkan personel Polres Katingan bersama bantuan dari Polda Kalimantan Tengah. Tim menyisir tepian sungai, kawasan sekitar lokasi kejadian, hingga titik-titik yang diduga menjadi jalur pelarian maupun lokasi hanyutnya korban. Fokus utama saat ini adalah menemukan dua anggota yang belum kembali sejak operasi berlangsung.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan, proses pencarian telah dilakukan sejak sehari sebelumnya dan hingga kini masih berlangsung. Seluruh personel di lapangan terus bekerja tanpa henti meski medan yang dihadapi cukup berat.

Saat ini masih proses pencarian di Sungai Desa Tumbang Kalemei. Pencarian mulai dari kemarin hingga saat ini dan keduany masih belum ditemukan, ucap Kapolres, Jumat (372026).

Untuk memperkuat operasi, Polda Kalimantan Tengah mengerahkan sekitar 100 personel dari Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Umum. Selain membantu pencarian, mereka juga melakukan penyisiran lokasi, memperketat pengamanan, serta memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat saat penggerebekan berlangsung.

Kapolres menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Polda Kalteng. Menurutnya, tambahan kekuatan personel sangat membantu proses pencarian sekaligus menjamin keamanan petugas yang masih bekerja di lapangan.

Kami di-back up dari Polda Kalteng. Bantuan personel dari Polda Kalimantan Tengah ini bertujuan melakukan penyisiran, mengamankan lokasi, dan memback up pencarian anggota kami yang sampai saat ini belum ditemukan, jelas Dodik.

Perhatian terhadap peristiwa tersebut juga datang dari Mabes Polri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turut menurunkan personel untuk membantu proses pencarian sekaligus memperkuat penanganan kasus yang menewaskan seorang anggota polisi tersebut.

Meski demikian, kepolisian masih belum merilis perkembangan lebih rinci terkait hasil pencarian maupun perkembangan penyelidikan. Pihak kepolisian meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada petugas agar dapat fokus menyelesaikan operasi di lapangan hingga seluruh korban ditemukan.

Dalam tragedi itu, personel Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra, gugur saat menjalankan tugas. Sementara dua rekannya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga berita ini ditulis masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh tim gabungan.

Kapolres juga memastikan bahwa hingga saat ini jenazah yang telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya baru Aipda Yudhie Perdana Putra. Adapun korban lain yang meninggal dunia dalam insiden tersebut masih belum dievakuasi ke rumah sakit itu. Untuk korban lainnya masih belum. Yang dievakuasi ke RS Bhayangkara hanya anggota, tegas Kapolres Katingan. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *