Dalam Rangka Menyambut Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas
KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Taman Kota Kuala Kurun, Jumat (5/6/2026), ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jaya Samaya Monong didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas Eigh Manto. Dari Pemda menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras premium merek lahap sebanyak 3.500 kilogram seharga Rp70 ribu per sak ukuran lima kilogram, gula pasir 500 kilogram seharga Rp15 ribu per kilogram, bawang merah 250 kilogram seharga Rp22 ribu per setengah kilogram, bawang putih 250 kilogram seharga Rp12 ribu per setengah kilogram, serta telur ayam ras sebanyak 200 tabak dengan harga Rp55 ribu per tabak.
Selain itu, tersedia beras medium SPHP 250 kg dengan harga Rp58 ribu per sak lima kg, beras premium punokawan 500 kg dengan harga Rp77 ribu per sak lima kg dan Rp154 ribu per sak 10 kg, serta minyak goreng 540 liter yang dijual Rp15 ribu per liter.
Bupati Jaya Samaya Monong saat membuka pasar murah tersebut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Menurut bupati, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama menjelang peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas. Ketersediaan bahan pangan yang cukup dan harga yang terkendali dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Gunung Mas, Eigh Manto, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan pemerintah daerah sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Dia menambahkan, Pemkab Gumas berharap Gerakan Pangan Murah membantu meringankan beban masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mendukung terwujudnya stabilitas pasokan dan harga pangan di Gumas. (nya/ens)












