Hukum KriminalUtama

Salat Magrib Berjamaah, Motor Pedagang Kosmetik Raib Digondol Maling

811
×

Salat Magrib Berjamaah, Motor Pedagang Kosmetik Raib Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
Salat Magrib Berjamaah, Motor Pedagang Kosmetik Raib Digondol Maling

PALANGKA RAYA – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Kali ini, seorang pedagang kosmetik bernama Ahmad (35), harus kehilangan sepeda motor miliknya saat menunaikan ibadah salat Magrib berjamaah di Masjid Raya Nurul Islam, Jalan Ahmad Yani, Kamis (4/6/2026) lalu.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu Ahmad datang ke masjid untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah. Seperti biasa, ia memarkirkan sepeda motornya di area parkir masjid sebelum masuk untuk berwudu dan mengikuti salat.

Namun, usai ibadah selesai, Ahmad dibuat terkejut. Kendaraan yang sebelumnya diparkir di lokasi sudah tidak lagi berada di tempat. Ia pun langsung berusaha mencari keberadaan motornya di sekitar area masjid, tetapi hasilnya nihil.

“Sekitar pukul 17.30 saya mau salat Magrib berjamaah. Saya wudu lalu masuk ke dalam masjid. Setelah selesai salat dan mau pulang, motor saya sudah hilang,” katanya saat dimintai keterangan, Jumat (5/6/2026).

Merasa menjadi korban pencurian, Ahmad kemudian mencari petunjuk dengan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Menurut Ahmad, salah satu pelaku terlihat bertugas memantau situasi sekitar area masjid. Sementara seorang lainnya bertindak sebagai eksekutor yang mengambil sepeda motor korban dari lokasi parkir.

“Pelakunya dua orang, satu memantau situasi dan satu lagi yang mengeksekusi,” ucapnya.

Dari hasil pengamatan rekaman CCTV, pelaku yang mengambil kendaraan diduga menggunakan kunci T untuk merusak sistem penguncian sepeda motor. Aksi itu berlangsung cepat sehingga tidak menarik perhatian jemaah yang sedang beribadah di dalam masjid.

Ahmad memastikan kunci kontak sepeda motor tidak tertinggal di kendaraan saat diparkir. Kunci tersebut berada dalam kantong celananya selama mengikuti salat berjamaah. “Kunci motor saya kantongi saat ditinggal salat,” ungkapnya.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian pada hari yang sama. Ahmad berharap aparat dapat segera mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang ada serta menemukan kembali kendaraan miliknya. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *