Bupati Kapuas Meresmikan Fasilitas Gantangan Kapuas Bersinar
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Haji Muhammad Wiyatno meresmikan fasilitas Gantangan Kapuas Bersinar di Kecamatan Basarang. Peresmian ruang publik ini dirangkai dengan ajang kompetisi Lomba Burung Berkicau yang diikuti dari berbagai daerah di Kalteng.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Sejumlah Camat, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Basarang, serta ribuan peserta dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya H.M Wiyatno menyampaikan bahwa kehadiran Gantangan ini diproyeksikan sebagai salah satu instrumen pendukung sektor pariwisata daerah. Selain itu juga sebagai wadah menyalurkan hobi para penggemar burng berkicau.
Menurutnya fasilitas ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. “Kehadiran ruang publik ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan, menggerakkan roda UMKM di sekitar lokasi, sekaligus mengarahkan hobi menjadi potensi ekonomi daerah yang produktif,” katanya.
Disebutkan pembangunan Gantangan Kapuas Bersinar oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas merupakan respon nyata atas pesatnya perkembangan komunitas pecinta burung berkicau atau Kicau Mania di wilayah Kalimantan. Fasilitas ini dibangun secara representatif agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai wadah penyaluran hobi yang positif dan terarah.
“Hobi memelihara burung kicau merupakan salah satu hobi yang banyak diminati berbagai kalangan. Selain sebagai sarana hiburan dan wadah silaturahmi, kehadiran gantangan yang representatif ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, mulai dari peternak burung, pedagang pakan, pengrajin sangkar, hingga sektor kuliner,” ujar HM Wiyatno.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Burung Berkicau Edi melaporkan lomba ini menarik perhatian para pencinta unggas (Kicau Mania) dari berbagai daerah. Tingginya antusiasme masyarakat dan komunitas pencinta burung langsung terlihat pada agenda perdana di fasilitas baru ini.
Edi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, menyebutkan bahwa kompetisi kali ini diikuti sebanyak 1.200 peserta. “Ajang ini melombakan 9 jenis burung yang berlaga dalam 43 kategori pertandingan (races),” paparnya.
Menurutnya, jumlah kepesertaan yang menyentuh angka seribu lebih ini menjadi bukti nyata bahwa hobi burung berkicau memiliki basis massa yang besar dan solid.
Dinas Pertanian menilai, koordinasi lintas sektor ke depan akan terus diperkuat agar fasilitas gantangan ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan guna mendukung program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Kabupaten Kapuas.(Alx)












