PeristiwaUtama

‎Api Mengamuk Saat Warga Terlelap, Tiga Rumah di Jalan H Imran Tinggal Arang

12
×

‎Api Mengamuk Saat Warga Terlelap, Tiga Rumah di Jalan H Imran Tinggal Arang

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar saat melakukan pemadam terhadap api yang membakar tiga rumah di Jalan H Imran Gang Merpati, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim, pada Sabtu (23/5/2026) dini hari. FOTO IST/RADAR KALTENG


‎SAMPIT – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan H Imran Gang Merpati, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Sabtu (23/5/2026) dini hari. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 04.30 WIB membuat suasana subuh mendadak mencekam dan memicu kepanikan warga sekitar.

‎Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara warga berhamburan keluar rumah sambil berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.

‎Dari kejadian tersebut, sedikitnya tiga unit rumah dilaporkan hangus terbakar, sedangkan satu rumah lainnya turut terdampak akibat besarnya kobaran api.

‎Detik-detik kebakaran bahkan sempat terekam dalam siaran langsung warga melalui media sosial TikTok. Dalam video yang beredar, terlihat kobaran api membesar disertai teriakan warga yang panik meminta pertolongan.

‎Sejumlah warga sempat berjibaku memadamkan api menggunakan ember dan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun derasnya api membuat warga kesulitan mendekati titik kebakaran.

‎Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Akhmad Taufik mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian dan langsung mengerahkan personel serta armada menuju lokasi.

‎“Begitu menerima laporan, petugas dan unit pemadam segera kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pemadaman,” kata Akhmad Taufik.

‎Ia menjelaskan, proses pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB. Berkat kerja cepat petugas gabungan, api berhasil dilokalisir pada pukul 05.21 WIB sehingga penyebaran kebakaran dapat dikendalikan.

‎“Setelah api berhasil dilokalisir, petugas melanjutkan proses pendinginan pada pukul 06.15 WIB dengan mengurai material yang mudah terbakar untuk memastikan tidak ada lagi sisa api yang dapat memicu kebakaran susulan,” ujarnya.

‎Operasi pemadaman akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 07.01 WIB. Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmat Kotim mengerahkan empat unit armada dan 24 personel.

‎Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Timur, Redkar Ketapi 3, Redkar Masjid Jami, Redkar Swadaya Baamang, Redkar Teluk Dalam, serta masyarakat sekitar yang ikut membantu proses evakuasi dan pemadaman.

‎Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *