DPRD Kapuas

Kapal Guru Pesisir Dukung Pemerataan Pendidikan

170
×

Kapal Guru Pesisir Dukung Pemerataan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas, Arhensa Mullah Muhammad, baru-baru ini. foto: ist

KUALA KAPUAS – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Arhensa Mullah Muhammad, menyampaikan apresiasi atas peluncuran operasional Kapal Guru Pesisir di wilayah tersebut. Program ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan akses dan pemerataan layanan pendidikan, khususnya di daerah terpencil yang berada di kawasan pesisir dan sepanjang aliran sungai.
Menurut Arhensa, kondisi geografis Kabupaten Kapuas yang didominasi wilayah perairan selama ini menjadi tantangan utama bagi tenaga pendidik dalam menjangkau sekolah-sekolah di pelosok. Keterbatasan sarana transportasi serta tingginya biaya perjalanan kerap menghambat mobilitas guru, sehingga berdampak pada kualitas dan kontinuitas proses belajar mengajar.
“Kami sangat mendukung penuh inisiatif ini. Kapal Guru Pesisir bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol kehadiran negara bagi para tenaga pendidik kita yang bertugas di medan yang sulit,” ujar Arhensa, baru-baru ini.
Ia menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan solusi konkret dalam menjawab persoalan akses pendidikan di wilayah pesisir. Menurutnya, langkah tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih merata.
“Dengan adanya armada khusus ini, kami berharap tidak ada lagi kesenjangan kualitas antara sekolah di pusat kota dengan sekolah di wilayah pesisir,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arhensa menyebutkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan perhatian pemerintah pusat, khususnya Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Standarisasi layanan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, menurutnya, hanya dapat tercapai jika akses terhadap sarana dan prasarana pendidikan diperkuat.
DPRD Kabupaten Kapuas juga mendorong agar program ini tidak berhenti pada tahap peluncuran semata. Dukungan anggaran untuk pemeliharaan armada dinilai sangat penting agar operasional kapal dapat berlangsung secara berkelanjutan. Selain itu, penambahan jumlah armada secara bertahap diharapkan mampu menjangkau lebih banyak titik sekolah yang sulit diakses melalui jalur darat.
Dengan adanya Kapal Guru Pesisir, diharapkan tingkat kehadiran guru di sekolah dapat meningkat secara signifikan. Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Tidak hanya itu, distribusi logistik pendidikan seperti buku teks, alat peraga, dan kebutuhan belajar lainnya juga akan menjadi lebih lancar dan tepat waktu.
Program ini diharapkan menjadi model inovasi yang dapat diterapkan di daerah lain dengan karakteristik geografis serupa, sehingga pemerataan pendidikan di Indonesia dapat terwujud secara menyeluruh dan berkeadilan. (alx/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *