3. Lapar terus-menerus, tapi berat badan turun
Meski makan lebih banyak, berat badan justru bisa turun tanpa sebab yang jelas, dan kondisi ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan.
4. Penglihatan mulai kabur
Kadar gula darah tinggi dapat menarik cairan dari jaringan tubuh, termasuk lensa mata, sehingga menyebabkan penglihatan menjadi buram.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan mata serius jika tidak ditangani.
5. Muncul kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki
Gejala ini berkaitan dengan kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu tertentu. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi neuropati diabetik.
6. Bau napas manis atau seperti buah
Banyak orang tidak menyadari bahwa perubahan bau napas bisa menjadi tanda diabetes. Bau ini disebabkan oleh peningkatan zat keton dalam tubuh akibat gangguan metabolisme gula.
Selain keenam tanda di atas, beberapa gejala lain seperti infeksi yang sering kambuh, kulit menggelap di area tertentu, atau luka yang sulit sembuh juga bisa menjadi indikasi awal diabetes.
Penelitian menunjukkan bahwa gejala diabetes tipe 2 sering berkembang secara perlahan dan bahkan bisa tidak terasa sama sekali dalam tahap awal, yang membuat banyak kasus baru terdeteksi setelah kondisi cukup parah.
Penting untuk lebih peka terhadap perubahan kecil pada tubuh. Jika anda mengalami beberapa gejala di atas secara bersamaan atau dalam jangka waktu lama, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah.












