Seorang perempuan berinisial NNS alias Saska J yang diduga merupakan bos arisan dan investasi bodong grup WhatsApp Twins_SJ berhasil dicegat saat akan berangkat ke Jepang bersama suaminya.
Sejumlah korban berhasil mencegat Saska J di bandara Ngurah Rai, Bali, pada Senin, 20 April 2026 kemarin. Sejumlah korban berkomunikasi dan mendatangi bandara untuk menggagalkan Saska J berangkat ke Jepang karena khawatir akan lari dari tanggung jawab.
“Kami sudah koordinasi, akhirnya ada yang menunggu di bandara. Kami khawatir dia pergi tanpa tanggung jawab,” kata salah satu korban, dilansir JawaPos.com dari Radar Bali.
Pada saat sejumlah korban mencegah Saska J untuk berangkat ke luar negeri situasi sempat memanas. Alhasil, sempat terjadi aksi saling dorong dan jambak-jambakan antara Saska J dengan korban arisan.
“Terjadi jambak-jambakan, ada member yang sampai benjol,” ungkapnya.
Kabarnya kasus ini sudah dibawa oleh sejumlah korbannya ke ranah hukum untuk meminta pertanggungjawaban kepada Saska J selaku bos arisan dan investasi bodong Twins_SJ.
Total kerugian korban sempat ditaksir mencapai Rp 10 miliar. Namun perkembangan terbaru atas kasus ini, total kerugian para korban diperkirakan mencapai Rp 18 miliar.












