DPRD Kalimantan Tengah

Harga Plastik Naik, Belanja Pakai Tas Sendiri

63
×

Harga Plastik Naik, Belanja Pakai Tas Sendiri

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono. Hardi Sarjito/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Harga minyak dunia yang sedang berfluktuasi ternyata memberikan dampak pada berbagai sektor, termasuk industri plastik. Sejak beberapa minggu lalu harga plastik di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikanya yang cukup tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Fraksi NasDem, Toga Hamonangan Nadeak mengimbau pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan bahan tersebut. Dia tidak memungkiri kenaikan harga bahan baku yang dipengaruhi situasi global membuat harga plastik ikut terdampak. Apalagi bahan plastic Sebagian besar masih diimpor.

Oleh karena itu, saran Toga langkah bijak yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan mulai mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan plastik sekali pakai.

“Terkait dengan kondisi minyak dunia saat ini, salah satu yang terdampak ialah plastik. Untuk itu, saya mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik. Kalau mau belanja, sebaiknya gunakan tas belanja sendiri,” ucapnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menilai, langkah sederhana seperti membawa tas belanja sendiri sudah banyak diterapkan di berbagai tempat, termasuk di minimarket. Hal ini dinilai efektif untuk menekan penggunaan plastik berlebihan, sekaligus menjadi kebiasaan yang baik bagi lingkungan dan ekonomi keluarga.

“Seperti di minimarket sudah menerapkan hal tersebut untuk mengurangi plastik saat berbelanja. Semoga kebiasaan ini juga bisa diterapkan di tempat-tempat lainnya dan oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Di sisi lain, Toga juga menenangkan masyarakat agar tidak perlu merasa khawatir berlebihan terhadap situasi yang terjadi. Ia menegaskan, bahwa pemerintah hadir dan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

“Masyarakat jangan khawatir, pemerintah pasti hadir di tengah masyarakat untuk menghilangkan kekhawatiran hal tersebut. Fokus kita sekarang adalah bersama-sama beradaptasi dan menerapkan pola hidup yang lebih hemat dan bijak,” pungkasnya. (rdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *