International

Murka! Menlu Iran Nilai Serangan AS-Israel ke Sharif University of Technology sebagai Kejahatan terhadap Ilmu Pengetahuan

232
×

Murka! Menlu Iran Nilai Serangan AS-Israel ke Sharif University of Technology sebagai Kejahatan terhadap Ilmu Pengetahuan

Sebarkan artikel ini
Menlu Iran kecam keras serangan AS-Israel ke kampus Sharif, sebut serangan ini kejahatan terhadap ilmu dan masa depan Iran.

Kecaman keras dilontarkan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyusul serangan terbaru Amerika Serikat dan Israel yang menghantam Sharif University of Technology, kampus teknik paling prestisius di Iran yang kerap disebut sebagai ‘MIT-nya Iran’.

Dalam pernyataannya di platform X, Araghchi menyebut serangan tersebut sebagai tindakan kriminal yang menargetkan pusat ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Agresor Israel-AS telah membom MIT Iran. Ini menyusul serangan terhadap universitas lain,” tegasnya.

Serangan udara yang terjadi di Teheran dilaporkan menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas kampus, termasuk laboratorium dan masjid utama di kompleks universitas. Aksi ini menjadi bagian dari gelombang serangan lebih luas yang juga menyasar infrastruktur sipil seperti jalan, pembangkit listrik, dan jembatan.

Dalam beberapa hari terakhir, serangan Amerika Serikat dan Israel telah menghantam sedikitnya 12 kota di Iran, menewaskan sedikitnya 34 orang, termasuk anak-anak.

Menurut laporan lapangan, lebih dari 30 universitas di Iran telah menjadi target sejak konflik meningkat pada 28 Februari.

Araghchi juga mengutip sabda Nabi Muhammad SAW untuk menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak bisa dihancurkan oleh kekuatan militer.

“1.400 tahun yang lalu, Nabi Muhammad mengatakan bahwa bahkan jika pengetahuan terletak di Pleiades yang jauh, orang Iran akan mampu mencapainya,” ujarnya.

Ia memperingatkan bahwa pihak yang menyerang akan menghadapi konsekuensi serius.

“Agresor akan melihat kekuatan kita,” lanjut Araghchi.

Senada, Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, juga melontarkan kritik tajam terhadap Presiden AS Donald Trump.

“Serangan bom penghancur bunker terhadap Universitas Sharif adalah simbol kegilaan dan ketidaktahuan Trump,” kata Aref.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *