Hukum KriminalUtama

Dua Penjambret Pepet Ibu Sri Mulyani di Jalan Yos Sudarso, Gelang Emas 24 Gram Raib Seketika

575
×

Dua Penjambret Pepet Ibu Sri Mulyani di Jalan Yos Sudarso, Gelang Emas 24 Gram Raib Seketika

Sebarkan artikel ini
Dua Penjambret Pepet Ibu Sri Mulyani di Jalan Yos Sudarso, Gelang Emas 24 Gram Raib Seketika.

PALANGKA RAYA – Aksi kejahatan jalanan kembali menghantui warga Kota Palangka Raya. Kali ini, seorang perempuan bernama Sri Mulyani harus merelakan gelang emas berharganya raib dalam hitungan detik setelah menjadi korban dugaan penjambretan pencurian dengan pemberatan di Jalan Yos Sudarso.

Peristiwa menegangkan itu terjadi sesaat setelah korban mengisi bahan bakar di SPBU dan bersiap pulang.

Tanpa firasat buruk, ia melaju seperti biasa, hingga tiba-tiba dua pria tak dikenal yang berboncengan sepeda motor mendekat dengan gerak mencurigakan.

Dalam sekejap, situasi berubah mencekam.

Motor pelaku mendekat dan memepet korban. Tanpa banyak kata, salah satu pelaku yang berada di posisi belakang langsung beraksi brutal—menarik paksa gelang emas yang melingkar di pergelangan tangan korban. Tarikan keras itu berhasil merampas perhiasan berharga tersebut, sebelum keduanya tancap gas dan menghilang di jalanan.

Gelang yang digondol pelaku diketahui merupakan emas jenis USA berbentuk tabung dengan berat sekitar 24,90 gram, dengan nilai kerugiannya ditaksir mencapai lebih dari Rp 21 juta.

Korban yang syok tak mampu berbuat banyak selain melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Pamapta III Ipda M. Abrar memastikan bahwa laporan korban telah diterima dan kini tengah ditindaklanjuti secara serius.

“Laporan sudah kami terima. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta upaya pengamanan barang bukti,” tegasnya, Selasa (31/3/2026).

Hingga kini, polisi masih memburu dua pelaku yang diduga kuat telah merencanakan aksi tersebut. Modus pemepetan di jalanan kembali menjadi sorotan karena dinilai semakin berani dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Peristiwa ini pun menjadi alarm keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat membawa barang berharga di ruang publik.

Di tengah aktivitas yang tampak biasa, ancaman bisa datang tanpa aba-aba. Jalanan yang seharusnya menjadi ruang aman, mendadak berubah menjadi lokasi aksi kejahatan yang cepat dan brutal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *