Wakil Ketua Dewan Kunker ke DLH Banjarmasin
PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah di daerahnya dengan mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain. Salah satunya melalui kunjungan kerja Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Nenie Adriati Lambung ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, baru-baru ini.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menggali berbagai praktik, baik yang telah diterapkan Kota Banjarmasin maupun yang akan dilaksanakan dalam hal mengelola sampah perkotaan.
Nenie Adriati Lambung mengatakan, pengelolaan sampah di Banjarmasin dinilai cukup efektif karena mampu melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. “Kunjungan ini kami lakukan untuk mempelajari secara langsung sistem pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin yang dinilai cukup baik,” kata Nenie, Kamis (12/3/2026).
Menurut dia, dengan jumlah penduduk sekitar 600 ribu jiwa, Kota Banjarmasin mampu mengelola ratusan ton sampah yang dihasilkan setiap hari melalui sistem yang terstruktur dan melibatkan masyarakat.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah penyediaan depo sampah di berbagai titik kota, sehingga memudahkan masyarakat dalam membuang sekaligus memilah sampah. “Pemerintah di sana mengajak masyarakat terlibat langsung dengan menyediakan depo sampah di banyak titik, sehingga pengelolaan sampah bisa berjalan lebih efektif,” jelasnya.
Melalui sistem tersebut, masyarakat juga didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah, baik sampah organik maupun anorganik.
Nenie menilai kebiasaan tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Nenie mengakui, pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya saat ini juga sudah berjalan cukup baik. Hal ini didukung dengan keberadaan lebih dari 20 depo sampah yang telah disediakan.
Namun pihaknya tetap ingin mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain agar sistem pengelolaan sampah di Palangka Raya dapat terus ditingkatkan. “Melalui kunjungan kerja ini kami ingin menggali berbagai inovasi yang bisa diterapkan di Palangka Raya agar pengelolaan sampah semakin baik ke depannya,” tandasnya. (ifa/ens)












