PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta menghadiri Forum Lintas Perangkat Daerah yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapperida setempat, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta, Kepala Bapperida Bakhzar Efendi, Kepala Perangkat Daerah dan undangan lainnya.
Bupati Pulang Pisau H Ahmad Jayadikarta dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap proses penyusunan rencana pembangunan memerlukan koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan (stakeholder) yang dimulai pada Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan yang telah dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai bulan Januari 2026 dan Musrembang tingkat kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan pada 31 Maret 2026 mendatang.
Dijelaskan Bupati rapat forum perangkat daerah yang kita laksanakan ini adalah sebagai wadah bersama pelaku pembangunan untuk mensinergikan dan mensinkronkan hasil Musrenbang tingkat desa dan kecamatan dengan rencana kerja perangkat daerah untuk program dan kegiatan tahun 2027.
” Proses tahapan perencanaan ini merupakan perencanaan tahun kedua didalam dokumen RPJMD Kabupaten Pulang Pisau tahun 2025-2029 dengan tema Pengembangan Daya Saing Sumber Daya Manusia yang Berbudaya, ” tegas Bupati H Ahmad Rifa’i
Bupati mengingatkan bahwa kegiatan forum perangkat daerah ini keberlanjutannya dari pelaksanaan Musrembang tingkat kecamatan, yang mana perangkat daerah bersama pihak kecamatan akan menyepakati usulan-usulan yang belum bisa terakomodir.
” Maka dengan ini saya instruksikan agar seluruh perangkat daerah dalam penyusunan dokumen rencana kerja tahun 2027 sesuai dengan hasil kesepakatan rapat forum perangkat daerah dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pulang Pisau sehingga kegiatan pembangunan daerah benar-benar mencerminkan skala prioritas yang bertumpu pada kepentingan masyarakat dan tidak ada lagi pembangunan-pembangunan yang tidak bisa termanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, ” tandasnya
Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan agar dalam merencanakan dan merumuskan prioritas pembangunan harus memperhitungkan aspek efisiensi dan efektifitas sehingga setiap ide dan aspirasi dapat terakomodir dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang lebih bermakna dan dapat dinikmatinya oleh masyarakat.
” Kemudian koordinasi, sinkronisasi dan integrasi perencanaan dari setiap bidang pembangunan harus dioptimalkan sehingga dapat dihindari tumpang tindih pelaksanaan kegiatan pembangunan dan hindari egi sektoral dalam penyusunannya perencanaan dengan mengedepankan profesionalitas sehingga dapat dihindari kepentingan sektoral yang tidak profesional, ” pungkasnya












