PALANGKA RAYA – Seorang anak perempuan yang diduga ditelantarkan di tepi Jalan S. Parman, Kota Palangka Raya, akhirnya dipertemukan kembali dengan orang tuanya.
Insiden ditemukannya seorang anak yang ditemukan sendirian dan hanya dibekali makan dan minum di dalam tas ternyata hanya kesalahpahaman.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polresta Palangka Raya sempat mengevakuasi anak bernama Niara, itu di Pos Bundaran Besar, Jumat (6/3).
Dari kesaksian warga, Niara turunkan oleh ibunya dari kendaraan kemudian ditinggal begitu saja. Sembari mengorek informasi dari sang anak, petugas juga melakukan upaya dengan mengumumkan informasi tersebut ke di grup relawan.
Anggota Satgas PPA Kalteng, Widya Kumala, mengatakan, dugaan adanya penelantaran dipastikan tidak benar. Pihak orang tua telah melakukan penjemputan di Pos Bundaran Besar.
“Kronologinya adalah anak ini diantarkan ke sanggar tari. Dikira nari, mungkin libur jadinya sendirian menunggu jemputan. Mamanya juga katanya buru-buru mau jemput abangnya yang latihan takewondo,” ujarnya.
Jadi, lanjut wanita yang akrab dipanggil Kak Yaya ini, memang murni kesalapahaman. Ibu dari Niara mengetahui informasi tersebut dan bergegas menjemput anaknya di Pos Bundaran Besar.
Meskipun sekedar insiden kesalapahaman, peristiwa ini jadi pengingat bagi seluruh orang tua agar tetap berhati-hati dan memastikan kembali kegiatan serta keberadaan anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (rdo)












