PeristiwaUtama

Hilux Putih Terjun ke Pengaringan Sukarno, Sopir Pilih Nyemplung Demi Selamatkan Pemotor

469
×

Hilux Putih Terjun ke Pengaringan Sukarno, Sopir Pilih Nyemplung Demi Selamatkan Pemotor

Sebarkan artikel ini
PROSES EVAKUASI : Sebuah mobil Toyota Hilux terjun ke pengaringan di Jalan Soekarno, Palangka Raya, Rabu (4/2/2026).

PALANGKA RAYA – Sebuah mobil double cabin Toyota Hilux berwarna putih meluncur dan tercebur ke pengaringan di Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Rabu (4/2/2026) pagi. Insiden tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi saat pengemudi berupaya menghindari tabrakan dengan pengendara sepeda motor.

Pengemudi mobil diketahui bernama Andra (32), warga Jalan Kecipir, Perumahan Griya Nusantara. Saat kejadian, Andra tengah mengantar putranya, A’al (6), menuju sekolah. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat terendam air, keduanya selamat dan tidak mengalami luka serius.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Andra berangkat dari rumah menuju kawasan Jalan Galaxy. Karena kondisi lalu lintas pagi hari di Jalan Tjilik Riwut terpantau padat, ia memilih jalur alternatif melalui Jalan Soekarno yang dinilai lebih lengang.

Namun, hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak pagi diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan. Saat memasuki tikungan di Jalan Soekarno, mobil mengalami gangguan pada sistem pengereman. Indikator Anti-lock Braking System (ABS) tiba-tiba menyala, diikuti dengan kondisi pedal rem yang mengeras.

“Pas masuk tikungan hujan lebat, tiba-tiba indikator ABS menyala. Rem jadi keras,” ungkap Andra saat ditemui di lokasi kejadian.

Akibat rem yang tidak berfungsi normal, kendaraan sempat menghantam pembatas jalan. Dalam kondisi panik dan mobil yang sulit dikendalikan, Andra mendapati seorang pengendara sepeda motor berada tepat di jalur depannya.

Di tengah situasi genting itu, Andra dihadapkan pada pilihan sulit dalam hitungan detik. Demi menghindari korban jiwa, ia memilih membanting setir ke arah kanan meski harus berakhir di pengaringan.

“Remnya ngeblong, keras. Daripada saya menabrak orang, saya banting setir ke kanan. Mobil langsung nyebur ke pengaringan, sebelumnya sudah sempat nabrak pembatas jalan,” jelasnya.

Mobil Hilux tersebut akhirnya terperosok ke dalam pengaringan yang cukup dalam. Beruntung, pintu mobil masih dapat dibuka sesaat setelah kendaraan masuk ke air, sehingga Andra dan anaknya bisa segera keluar dan menyelamatkan diri. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *