KUALA KAPUAS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Peniana meminta, seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu atau pancaroba.
Perubahan musim yang fluktuatif dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari gangguan kesehatan hingga bencana alam.
Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) II ini menekankan, bahwa transisi cuaca yang terjadi saat ini seringkali sulit diprediksi. Pagi hari yang terik bisa berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang dalam waktu singkat.
“Kami mengimbau, masyarakat Kabupaten Kapuas untuk lebih berhati-hati. Cuaca yang berubah-ubah ini tidak hanya berdampak pada kondisi fisik atau kesehatan, tetapi juga potensi kebencanaan seperti angin puting beliung atau banjir di wilayah tertentu,” ujarnya.
Pihak legislatif, juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan, untuk terus melakukan sosialisasi dan kesiapsiagaan.
“Langkah mitigasi harus dilakukan sejak dini. Kami berharap, pemerintah daerah sigap dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menghadapi cuaca ekstrem ini agar risiko yang tidak diinginkan dapat diminimalisir,” imbuhnya.
Dengan adanya kewaspadaan dini dari masyarakat dan kesigapan pemerintah, diharapkan Kabupaten Kapuas tetap kondusif dan aman di tengah tantangan perubahan musim yang tengah berlangsung. (alx/abe)












