PANGKALAN BUN – Di awal tahun 2026, kasus gantung diri menimpa seorang pemuda berinisial AR. Pria 22 tahun itu ditemukan dalam posisi tergantung dalam rumahnya di RT 16, Gang Walut, Jalan GM Arsyad, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu siang (7/1/2026). AR yang tinggal seorang diri ini pertama kali ditemukan tetangganya sekitar pukul 12.30 WIB.
Kapolsek Arsel AKP Ratno mengatakan, salah satu saksi bercerita, awalnya ia berniat mendatangi korban untuk mencari sabun cuci sepeda motor. “Sesampainya di rumah korban, saksi satu menyadari pintu dalam keadaan terkunci dan pintu terhalang kasur serta gorden jendela yang tertutup rapat,” kata Ratno menirukan ucapan salah satu saksi.
Saksi pertama curiga karena mencium bau kurang sedap dekat pintu masuk kediaman AR. Ia pun berinisiatif membuka gorden dan terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung kaku dan ada darah mengalir di sekitarnya.
“Dari aksi 2 juga menjelaskan, usai melihat korban tergantung itu, ia segera mendatangi keluarga korban dan memberitahukan kejadian ke warga sekitar maupun ketua RT,” kata kapolsek.
Setelah itu, jenazah AR dibawa Unit Inafis Polres Kobar ke RSUD Imanuddin Pangkalan Bun untuk divisum.
Sekadar diketahui, sebelumnya AR tinggal bersama istri beserta anaknya. Namun saat kejadian, dia hanya seorang diri di rumah itu. Karena saat ini sedang dalam proses perceraian dia dengan istrinya. (fit/ens)












