DPRD Pulang Pisau

Dewan Apresiasi Pembukaan Pasar Ramadan 1446 Hijriah 

265
×

Dewan Apresiasi Pembukaan Pasar Ramadan 1446 Hijriah 

Sebarkan artikel ini
Dewan Apresiasi Pembukaan Pasar Ramadhan 1446 Hijriah
HADIR : Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau Tendean Indra Bella saat menghadiri pembukaan, Pasar Ramadhan 1446 Hijriyah di Pasar Patanak Pulang Pisau, Sabtu (1/3/2025). (FOTO : UNG/PE)

PULANG PISAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau Tendean Indra Bella, didampingi anggota dewan Dwi Erlina dan Ragil L Supar menghadiri pembukaan Pasar Ramadhan 1446 hijriah di Pasar Patanak Pulang Pisau, Sabtu (1/3/2025).

“Kita menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau beserta jajarannya atas terlaksananya kegiatan pasar Ramadan 1446 Hijriyah ini,” ucap Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau Tendean Indra Bella, Sabtu (1/3/2025).

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar), itu mengatakan bahwa dari pasar ramadan ini untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan khususnya bagi pedagang olahan makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berbuka puasa sekaligus sebagai sarana masyarakat khususnya yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk mencari menu berbuka puasa dengan mudah dan banyak pilihan sesuai selera.

“Tentu dengan adanya pasar ramadan diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dan selama adanya pasar ramadan dan peredaran uang meningkat,” ucapnya.

Selain itu, kata Tendean pihaknya juga menyambut baik kegiatan gerakan pangan murah dan pemeriksaan jajanan pasar oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan BPOM Palangka Raya itu.

“Kegiatan gerakan pangan murah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan pokok, stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus agar angka inflasi mengalami penurun dan terkendali dengan baik,” ucapnya.

“Kemudian dengan adanya pemeriksaan jajanan makanan ini juga untuk memastikan bahwa makanan yang dijual oleh para pedagang bebas bahan berbahaya seperti formalin, boraks, zat pewarna, makanan rusak dan kedaluwarsa,” pungkasnya. (ung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *