Kotawaringin Barat

Dishub Survei Dampak Asap Terhadap Operasional Bus

22
×

Dishub Survei Dampak Asap Terhadap Operasional Bus

Sebarkan artikel ini
SURVEI : Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat menemui petugas loket pada salah satu PO Bus yang ada di Kobar, baru-baru ini. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PANGKALAN BUN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan survei terhadap empat perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di wilayah Kobar. Yakni PO Damri, PO Yessoe, PO Logos, dan PO Agung Mulia. Survei itu terkait dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap operasional bus di di daerah itu.

Petugas menghimpun informasi terkini mengenai tarif, jadwal keberangkatan, serta kondisi operasional angkutan penumpang, khususnya layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Barat melalui Kepala Bidang Angkutan Daniel Parlindungan Manurung memastikan bahwa operasional layanan bus tetap beroperasi di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun dari survei menunjukkan adanya perubahan waktu perjalanan yang harus ditempuh penumpang rute Pangkalan Bun–Palangka Raya.

“Dampaknya selama kondisi kabut asap,  waktu perjalanan mengalami penyesuaian. Rute Pangkalan Bun–Palangka Raya yang sebelumnya ditempuh selama 9-10 jam, kini sekitar 11- 12 jam,” ungkapnya.

Meski demikian, Daniel mengatakan, masyarakat belum perlu mengkhawatirkan kenaikan tarif. Hingga kini, belum ada perubahan tarif jasa angkutan penumpang maupun jadwal keberangkatan bus AKAP dan AKDP dari Terminal Natai Suka, Pangkalan Bun.

“Untuk tarif jasa angkutan penumpang dan jadwal keberangkatan bus AKAP maupun AKDP dari Terminal Natai Suka Pangkalan Bun, sejauh ini tidak ada perubahan,” terangnya.

Dishub Kobar selanjutnya akan terus memantau operasional angkutan umum agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas selama kabut asap masih memengaruhi perjalanan. Masyarakat yang hendak bepergian diimbau memperhitungkan tambahan waktu tempuh dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *