Kotawaringin BaratUtama

Dinkes Kobar Siapkan 46 Rumah Oksigen Gratis

31
×

Dinkes Kobar Siapkan 46 Rumah Oksigen Gratis

Sebarkan artikel ini
INFORMASI : Sebanyak 46 rumah oksigen gratis tersebar di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyediakan layanan rumah oksigen gratis di 46 titik yang tersebar di wilayah itu. Layanan ini dihadirkan guna mempermudah masyarakat memperoleh akses oksigen. Terutama dalam kondisi darurat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebanyak 46 titik layanan meliputi rumah oksigen induk di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), rumah sakit, hingga Palang Merah Indonesia (PMI). Sebaran layanan rumah oksigen gratis ini diharapkan dapat menjangkau fasilitas penyedia oksigen secara lebih mudah dan cepat sesuai kebutuhan.

Dinkes Kobar juga memublikasikan daftar nomor kontak yang bisa dihubungi warga maupun petugas lapangan ketika situasi darurat. Kepala Dinkes Kobar Hardino menyampaikan, kemudahan memperoleh informasi mengenai lokasi layanan dan nomor kontak merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses bantuan kesehatan secara tepat waktu.

“Dalam situasi darurat karhutla, kecepatan memperoleh informasi dan mengakses pelayanan kesehatan sangat penting. Kami mengimbau masyarakat dan petugas di lapangan untuk memanfaatkan nomor yang dipublikasikan agar penanganan kebutuhan bantuan kesehatan segera dikoordinasikan dengan fasilitas pelayanan kesehatan terkait,” kata Hardino, Kamis (22/10/2026).

Dinkes Kobar terus mendorong kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dan tim gerak cepat (TGC) dalam mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama kondisi darurat.

Melalui penguatan akses informasi di lapangan, ketersediaan layanan oksigen, dan koordinasi lintas sektor yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat, upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat karhutla diharapkan berjalan lebih optimal lagi. (fit/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *