PeristiwaUtama

Warga Kapuas Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

39
×

Warga Kapuas Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

Sebarkan artikel ini
UPAYA PENCARIAN - Polres Katingan bersama personel Polsek Katingan Hilir melakukan pencarian terhadap (44) yang diduga tenggelam di Sungai Katingan, tepatnya Desa Banut Kalanaman, Jumat (23/10/2026). (FOT: IST)

KASONGAN – Polres Katingan bersama personel Polsek Katingan Hilir melakukan pencarian terhadap seorang bernama Bahrani (44), warga Jajangkit, Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas.

Pria ini dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Katingan, tepatnya Desa Banut Kalanaman, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Jumat (23/10/2026).

Informasi di Kepolisian menyebutkan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 WIB, saat korban diperkirakan hilang ketika sedang tidur di sebuah lanting.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan melaksanakan upaya pencarian di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi awal, sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan sakit perut dan sakit pinggang. Dia juga diketahui memiliki riwayat penyakit lambung. Meski demikian, penyebab hilangnya korban belum dapat dipastikan.

Dugaan bahwa korban terjatuh ke perairan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, dengan memintai keterangan saksi dan hasil pencarian di lapangan.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, SH, SIK, MH melalui Kasat Polairud AKP Suwardi, SH, mengatakan bahwa dalam upaya pencarian pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpolairud serta unsur terkait.

Termasuk BPBD dan pihak lainnya apabila diperlukan, guna mendukung penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Area pencarian juga perlu disesuaikan dengan kondisi arus dan karakteristik perairan setempat, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas.

Hingga kini, keberadaan korban masih belum diketahui,” tuturnya, Jumat (23/10/2026) sore.

Menurut dia, Polres Katingan terus melakukan upaya pencarian dan mendalami informasi terkait kejadian tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan korban, agar segera melapor kepada petugas untuk membantu proses pencarian,” ucap Kasat Polairud. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *