Wabup Katingan Mengikuti Vicon Bersama Jajaran TNI dan Polri
KASONGAN – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memerlukan kesiapsiagaan serta koordinasi lintas sektor untuk melindungi masyarakat, menjaga kualitas udara, dan mencegah kerusakan lingkungan.
Upaya tersebut menjadi fokus dalam video conference (vicon) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai (TB) Mayjen TNI Zainul Arifin yang diikuti Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus ST didampingi Sekretaris Daerah Katingan Dr Ir Christian Rain MT bersama jajaran TNI dan Polri di Makodim 1019/Katingan, beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 1019/Katingan, perwakilan Polres Katingan, perwakilan Kejaksaan Negeri Katingan, serta perwakilan BPBD Katingan.
Usi kegiatan, Wabup Firdaus menekankan pentingnya kerja sama seluruh unsur terkait dalam mengantisipasi potensi karhutla. “Koordinasi yang baik diperlukan, agar langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara terarah. Sehingga risiko kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Menurut Firdaus, karhutla tidak hanya mengancam kelestarian hutan dan lahan. Tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, mengurangi jarak pandang, serta menghambat aktivitas dan mobilitas masyarakat. “Oleh karena itu, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kerugian yang dapat dirasakan warga,” katanya.
Dia menghimbau masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api. “Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat, upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di Kabupaten Katingan diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi melindungi keselamatan warga dan menjaga lingkungan,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekda Katingan Christiani Rain juga menekankan pentingnya kesiapan perangkat daerah dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung upaya pencegahan karhutla. “Kesiapan tersebut perlu disertai keterlibatan masyarakat, terutama dalam menghindari praktik pembakaran saat membuka lahan serta melaporkan sedini mungkin apabila ditemukan titik api,” tutur Rain.
Pelaksanaan kegiatan ini didasari Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/944/2026 tanggal 23 Agustus 2026 dalam rangka membantu penanganan bencana karhutla di wilayah Kalimantan, serta pertimbangan komando dan staf Kodim 1019/Katingan. (ndi)












