Gunung Mas

224 Mahasiswa UPR Terjun ke Gumas

47
×

224 Mahasiswa UPR Terjun ke Gumas

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : Sekretaris Daerah Gunung Mas Richard FL didampingi Kepala Bapperida Yantrio Aulia dan perwakilan Universitas Palangka Raya Zimon Pereiz saat foto bersama peserta KKN di Aula Bapperida Gumas, Selasa (14/7/2026). SEPANYA/RADAR KALTENG

KUALA KURUN – Sebanyak 224 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) diterima Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode I. Kehadiran para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu ini diharapkan bukan hanya menjalankan kewajiban akademik, tapi juga menjadi “amunisi” baru dalam mempercepat pembangunan di desa.

Bupati Gumas Jaya S Monong lelaui Sekretaris Daerah (Sekda) Richard FL mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyambut hangat sekaligus mengapresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan UPR melalui program KKN tersebut.

Menurut Richard, program KKN merupakan bentuk sinergi strategis dunia pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan yang saat ini dijalankan.

“Program ini sejalan dengan berbagai prioritas pembangunan daerah yang terangkum dalam program Tambun Bungai. Kami meyakini kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi salah satu akselerator pembangunan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya di Aula Bapperida Gumas, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya mengandalkan pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi berbagai unsur, mulai perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat hingga media sebagai bagian dari konsep penta helix pembangunan.

Richard berharap, hubungan Pemkab Gumas dan UPR tidak berhenti pada program KKN semata, tapi terus berkembang melalui kerja sama penelitian, pengembangan inovasi daerah hingga pendampingan berbagai program pembangunan di masa mendatang.

Richard menyebut, lokasi penempatan mahasiswa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Gumas akan menjadi “kampus kehidupan” yang sesungguhnya.

Di desa-desa tersebut, para mahasiswa akan belajar secara langsung memahami dinamika masyarakat, mulai kehidupan sosial, adat istiadat, potensi sumber daya alam, hingga berbagai persoalan riil yang dihadapi warga setiap hari.

“Pengalaman seperti ini tidak sepenuhnya diperoleh di bangku kuliah. Justru di lapangan, ilmu yang dipelajari akan diuji sekaligus diperkaya melalui praktik nyata bersama masyarakat,” katanya.

Sementara perwakilan UPR Zimon Pereiz menyampaikan, 224 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi diterjunkan dalam KKN Reguler Periode I di Gunung Mas.

“Melalui program ini, para mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa lokasi penempatan,” katanya. (nya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *