PALANGKA RAYA – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di Kota Palangka Raya. Seorang pengendara sepeda motor berinisial I (69), meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sebuah mobil Mitsubishi Colt Diesel di simpang lampu merah Muhammadiyah, Jalan RTA Milono, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat arus lalu lintas masih relatif lengang pada pagi hari. Benturan keras antara kendaraan roda dua dan truk terjadi di kawasan persimpangan yang menjadi salah satu jalur utama menuju pusat Kota Palangka Raya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi DA 8657 BL dikemudikan H, warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kendaraan tersebut melaju dari arah Banjarmasin menuju Kota Palangka Raya.
Saat tiba di kawasan traffic light Muhammadiyah dari arah Bundaran Kecil, pengemudi truk diduga dikejutkan dengan munculnya sepeda motor Yamaha Vega R KH 2398 AT yang dikendarai korban. Sepeda motor tersebut disebut berbelok ke arah Jalan Willem A. Samad.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat mengendalikan maupun menghentikan laju kendaraannya. Tabrakan pun tidak dapat dihindari dan mengakibatkan benturan pada bagian depan kendaraan,” ucap Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, Senin (8/6/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, I yang diketahui merupakan seorang wiraswasta mengalami luka-luka serius. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Petugas yang menerima laporan masyarakat segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan saat proses evakuasi berlangsung.
Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan, termasuk posisi kendaraan dan kondisi lalu lintas saat insiden terjadi. Kejadian itu kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat melintas maupun bermanuver di kawasan persimpangan jalan.
“Seluruh pengguna jalan diharapkan dapat selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintas di kawasan persimpangan. Pengendara diharapkan mematuhi rambu-rambu, memperhatikan kondisi sekitar sebelum berbelok atau berpindah jalur, serta mengurangi kecepatan saat mendekati lampu lalu lintas,” pungkasnya. (ter)












