PeristiwaUtama

Hari Kedua, SAR Sisir Sungai Kapuas Cari Bocah Tenggelam

721
×

Hari Kedua, SAR Sisir Sungai Kapuas Cari Bocah Tenggelam

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN KORBAN: Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Senin (8/6/2026), dalam operasi hari kedua pencarian Jio Norahito (11) yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat berenang bersama teman-temannya. IST/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Operasi pencarian terhadap Jio Norahito, 11, yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, memasuki hari kedua, Senin (8/6/2026). Tim SAR Gabungan kembali diterjunkan untuk menyisir lokasi kejadian setelah korban belum ditemukan hingga pencarian hari pertama berakhir.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang berenang bersama sejumlah rekannya di sekitar aliran Sungai Kapuas. Aktivitas bermain air yang awalnya berlangsung biasa berubah menjadi kepanikan ketika korban tiba-tiba menghilang.

Sebelum dinyatakan hilang, korban diketahui sempat terlihat duduk di tepi sungai usai berenang. Namun saat teman-temannya kembali memperhatikan ke arah korban, bocah tersebut sudah tidak berada di lokasi. Kondisi itu membuat warga sekitar langsung melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian.

Warga bersama keluarga korban berupaya melakukan pencarian secara mandiri hingga malam hari. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Basarnas Kota Palangka Raya guna mendapatkan bantuan pencarian yang lebih terkoordinasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya segera menyiapkan personel dan peralatan untuk mendukung operasi SAR. Tim rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memperkuat pencarian.

“Pagi ini, Senin (8/6/2026) pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing kesiapan personel dan alut. Tepat pukul 07.00 WIB, tim langsung bergerak melakukan penyisiran di area pencarian yang telah ditentukan,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, menjelaskan bahwa fokus operasi pada hari kedua adalah penyisiran jalur sungai dan area yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat. Tim berharap korban dapat segera ditemukan sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan.

“Rencana operasi kami hari ini fokus pada penyisiran air. Jika korban berhasil ditemukan, tim akan langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Palangka Raya, Polsek Kapuas Hulu, relawan Balakar 545 Kapuas, keluarga korban, serta masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian di sepanjang area Sungai Kapuas. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *