Katingan

Katingan Perkuat Budaya Integritas Sekolah

104
×

Katingan Perkuat Budaya Integritas Sekolah

Sebarkan artikel ini
DISKUSI: Bupati Katingan, Saiful saat memimpin FGD terkait Hasil Verifikasi dan Validasi Lapangan SNT Kecamatan Katingan Hilir, di Rumah Jabatan Bupati Katingan, baru-baru ini. FOTO : DISKOMINFOSTANDI KATINGAN

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan terus mendorong penguatan budaya integritas di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola lembaga pendidikan yang lebih baik, transparan, serta bertanggung jawab.
Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) hasil verifikasi dan validasi lapangan Program Sekolah Nasional Terintegritas (SNT) Kecamatan Katingan Hilir yang dipimpin Bupati Katingan, Saiful, di Rumah Jabatan Bupati Katingan, baru-baru ini.
Dalam arahannya, Bupati Saiful menegaskan bahwa penguatan integritas di lingkungan sekolah menjadi langkah penting dalam menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter peserta didik yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.
“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi bagaimana sekolah mampu membentuk karakter dan budaya disiplin yang baik bagi peserta didik,” ujar Saiful.
Ia menjelaskan, Program SNT diharapkan dapat menjadi contoh penerapan tata kelola sekolah yang lebih terbuka, tertib, dan profesional. Dengan adanya budaya integritas yang kuat, sekolah diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Katingan.
Selain itu, Saiful menekankan bahwa proses verifikasi dan validasi lapangan harus dilakukan secara serius dan objektif agar program tersebut tidak hanya berjalan sebatas administrasi, melainkan benar-benar diterapkan dalam aktivitas belajar mengajar maupun tata kelola sekolah sehari-hari.
“Melalui verifikasi ini, kita ingin memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Katingan,” katanya.
Dalam forum diskusi tersebut, sejumlah peserta juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pendampingan secara berkelanjutan terhadap sekolah-sekolah yang masuk dalam program SNT.
Pendampingan dinilai penting untuk memastikan penerapan budaya integritas dapat berlangsung secara konsisten dan tidak berhenti sebagai program jangka pendek.
Berbagai masukan turut disampaikan oleh peserta FGD terkait tantangan yang masih dihadapi dunia pendidikan, mulai dari disiplin lingkungan sekolah, penguatan tata kelola administrasi, hingga pembinaan karakter peserta didik di era perkembangan teknologi dan informasi saat ini.
Kegiatan FGD tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, tim verifikasi, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap tercipta lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas, berintegritas, dan mampu mencetak generasi yang berkarakter serta berdaya saing. (ndi/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *