Hukum KriminalUtama

4 Mobil Jadi Sasaran Aksi Pecah Kaca

442
×

4 Mobil Jadi Sasaran Aksi Pecah Kaca

Sebarkan artikel ini
PECAH KACA: Kondisi salah satu mobil yang kacanya dipecahkan pelaku pencurian saat terparkir di kawasan Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan, Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) siang. Dalam satu rangkaian kejadian, sedikitnya empat mobil menjadi sasaran pelaku yang diduga memanfaatkan situasi parkiran sepi untuk mengambil barang berharga milik korban. IST/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Lagi-lagi, aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi di Kota Palangka Raya dan membuat warga resah. Dalam satu rangkaian kejadian, pelaku menyasar sedikitnya empat mobil yang terparkir di beberapa lokasi, yakni di Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan, Selasa (10/3/2026) siang.

Peristiwa itu terjadi dalam rentang waktu berdekatan saat para pemilik kendaraan tengah menghadiri sebuah pertemuan. Pelaku diduga memanfaatkan situasi parkiran yang sepi untuk menjalankan aksinya dengan memecahkan kaca mobil menggunakan benda keras, lalu mengambil barang berharga di dalam kendaraan.

Empat mobil yang menjadi sasaran di antaranya Toyota Rush putih KH 1909 AT, Toyota Avanza silver KH 1362 HB, Toyota Etios Valco biru, dan Honda Brio hitam KH 1708 YC.

Salah satu korban, Alex Uria Atmaja, menjelaskan bahwa dirinya memarkirkan mobil di kawasan Jalan Katamso saat menghadiri sebuah kegiatan silaturahmi. “Saya mengikuti acara KHBS di rujab gubernur. Mobil saya parkir di sini. Pas mau pulang baru sadar kaca mobil sudah pecah,” jelasnya.

Alex mengatakan, dalam kejadian tersebut pelaku berhasil membawa kabur sebuah laptop miliknya yang berada di dalam kendaraan. “Setelah kacanya dipecah, hanya laptop yang diambil. Nilainya sekitar Rp1 jutaan,” tambahnya.

Salah satu korban lainnya, Yusup, salah satu anggota Satpol PP Provinsi Kalteng, juga mengalami hal tersebut. Ia mengaku memarkirkan mobil di luar area rujab karena lokasi parkir di dalam sudah penuh.

Yusup menjelaskan, dirinya baru mengetahui kaca mobil telah dipecahkan ketika hendak mengambil barang di dalam kendaraan usai melaksanakan salat zuhur. “Pas habis salat zuhur rencana saya mau ambil dompet sekaligus mau memindahkan mobil. Ternyata sudah pecah kacanya,” ungkapnya.

Kerugian yang dialami masing-masing korban berbeda-beda, sementara total kerugian masih belum dapat ditaksir. Kasus ini pun kini menjadi perhatian karena kembali menunjukkan maraknya pencurian dengan modus pecah kaca di kota tersebut. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *