Palangka Raya

Bus Oksigen Keliling Bisa Jadi Pilot Project Kemenkes

21
×

Bus Oksigen Keliling Bisa Jadi Pilot Project Kemenkes

Sebarkan artikel ini
BUS OKSIGEN : Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (kanan) foto bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) dan Sekretaris Daerah Kalteng Victoria Linae Aden di depan bus oksigen keliling saat kunjungan ke Puskesmas Panarung, Jumat (23/10/2026). IFA/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Bus oksigen keliling di Kota Palangka Raya berpeluang menjadi proyek percontohan (pilot project) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal ini disampaikan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin setelah kunjungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Puskesmas Menteng dan Puskesmas Panarung, Jumat (23/10/2026).

Fairid mengatakan, dalam kunjungan tersebut, Menkes melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan di lapangan sekaligus menerima masukan dari pemerintah daerah terkait kebutuhan dan kendala fasilitas kesehatan.

“Termasuk tadi yang mobilisasi oksigen, ingin menjadikan pilot project seperti di Kota Palangka Raya. Nanti akan ada tambahan dari Kemenkes untuk mobil oksigen,” kata Fairid kepada awak media, Senin (26/10/2026).

Ia menjelaskan, kunjungan Menkes ke kota ini juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Palangka Raya menyampaikan berbagai kebutuhan pelayanan kesehatan. Termasuk ketersediaan oksigen dan sarana pendukungnya.

Menurut Fairid, Menkes sempat menanyakan stok oksigen serta proses pengisiannya, termasuk kendala yang dihadapi di daerah. “Kami sudah menyampaikan bahwa selang juga itu perlu cepat, kemudian pengisian. Tapi untuk sampai saat ini itu tidak ada permasalahan, masih belum ada permasalahan,” jelasnya.

Fairid berharap perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan di Palangka Raya dapat ditindaklanjuti melalui dukungan program yang sesuai kebutuhan daerah. “Jika rencana tersebut terealisasi, bus oksigen keliling berpotensi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat dukungan layanan oksigen bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain membahas layanan oksigen, kunjungan Menkes juga menyoroti kondisi infrastruktur puskesmas.  “Pemerintah Kota Palangka Raya telah mengusulkan renovasi maupun relokasi sejumlah puskesmas sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan dalam jangka panjang,” kata Fairid.

Dalam kunjungan Menkes kali ini, dua puskesmas tersebut juga menerima bantuan berupa masker, tabung oksigen, nebulizer, vitamin, dan regulator oksigen.

Meski demikian, Fairid menegaskan peluang Palangka Raya menjadi lokasi pilot project bus oksigen keliling masih berupa kemungkinan dan belum menjadi keputusan resmi Kementerian Kesehatan. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *