Barito Selatan

Memperkuat Digitalisasi Pembelajaran Sejak Usia Dini

16
×

Memperkuat Digitalisasi Pembelajaran Sejak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Barito Selatan Manat Simanjuntak.

Program Pemerintah Meningkatkan Capaian Pendidikan

BUNTOK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) terus mendorong digitalisasi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam penguatan kemampuan literasi dan numerasi anak sejak usia dini.

Kepala Dinas Pendidikan Barsel Dr Manat Simanjuntak mengatakan, revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran merupakan dua program fundamental pemerintah dalam meningkatkan capaian pendidikan di era Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah daerah turut mendukung kebijakan tersebut melalui berbagai program strategis. Salah satunya bekerja sama dengan Enuma Indonesia dalam penerapan teknologi pembelajaran bagi anak usia dini,” kata Manat Simanjuntak, Kamis (22/10/2026) lalu.

Menurut Kadisdik Manat Simanjuntak, digitalisasi saat ini merupakan kebutuhan, bukan lagi sekedar pilihan. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mendukung berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk melalui kerja sama dengan Enuma Indonesia.

“Saat ini yang kita jalankan yaitu penggunaan aplikasi Sekolah Enuma dinilai dapat membantu menstimulasi kemampuan anak sekaligus mengenali potensi dan minat mereka sejak dini. Program tersebut menyasar anak-anak taman kanak-kanak (TK) serta siswa sekolah dasar (SD) kelas rendah, khususnya kelas I dan II,” ungkap Manat Simanjuntak.

Selain mendukung pembelajaran di kelas, pemanfaatan teknologi digital juga dinilai memberikan manfaat dalam situasi darurat, termasuk saat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar.

“Dalam kondisi tanggap darurat karhutla seperti sekarang, digitalisasi pembelajaran sangat membantu sehingga kegiatan belajar dari rumah atau BDR tetap dapat dilaksanakan. Kabupaten Barsel juga menjadi salah satu daerah percontohan atau pilot project dalam program penggunaan tablet pintar untuk mendukung pembelajaran,” ucapnya.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan. Disdik Barsel juga akan mempertimbangkan pengembangan pemanfaatan teknologi untuk mendukung persiapan siswa menghadapi ujian, termasuk tes kemampuan akademik (TKA). Keberlanjutan program tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah agar semakin banyak satuan pendidikan dapat merasakan manfaat digitalisasi. (bel/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *