Barito Timur

Status Tanggap Darurat Diperpanjang

20
×

Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Sebarkan artikel ini
EVALUASI KARHUTLA : Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Misnohartaku (dua dari kanan) didampingi forkopimda saat memimpin rapat evaluasi penanganan karhutla di Ruang Rapat Bupati Bartim, Kamis (1/10/2026). FOTO DISKOMINFO UNTUK RADAR KALTENG

Sekda Pimpin Rakor Evaluasi Penanganan Karhutla di Bartim

TAMIANG LAYANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Misnohartaku memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis (1/10/2026) lalu. Rapat itu untuk membahas perkembangan karhutla, evaluasi perpanjangan status tanggap darurat, distribusi air bersih, dampak kesehatan masyarakat, serta dukungan anggaran penanganan bencana. Dalam rapat tersebut disepakati untuk memperpanjang status tanggap darurat karhutla di Bartim.

Dalam rapat tersebut, BPBD Damkar melaporkan, ada 704 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 671,5 hektare secara kumulatif. Meski tren kejadian menurun, sejumlah titik panas masih meningkat dan sulit dijangkau petugas. Karena kondisi cuaca kekeringan diperkirakan hingga Oktober, kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh unsur diminta tetap ditingkatkan.

Misnohartaku menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor, memperbarui data kejadian setiap hari, serta memastikan kebutuhan operasional petugas di lapangan terpenuhi, termasuk BBM, peralatan pemadaman, dan dukungan personel dari perangkat daerah. Posko Kabupaten Bartim juga tetap difungsikan sebagai pusat informasi dan koordinasi penanganan karhutla.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan melaporkan 2.336 kasus gangguan kesehatan terkait kondisi yang terjadi, termasuk ISPA, serta 173 kasus diare selama periode 18 Agustus hingga 30 September 2026. Pemerintah daerah terus memantau kualitas udara, menyiapkan obat-obatan dan masker, serta memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Sementara itu, distribusi air bersih yang telah disalurkan tercatat mencapai 4.460 liter.

Rapat juga membahas evaluasi perpanjangan status tanggap darurat, penyaluran bantuan air bersih, dukungan operasional relawan, serta pertanggungjawaban Dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Seluruh pihak terkait diharapkan terus bersinergi untuk mempercepat penanganan karhutla, melindungi masyarakat, dan mengantisipasi potensi kebakaran susulan. (cak/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *