Pulang Pisau

Buka Lahan Tanpa Harus Membakar

22
×

Buka Lahan Tanpa Harus Membakar

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau Merkurius Galan. foto: ist

Imbauan Anggota Dewan kepada Warga Pulang Pusau

PULANG PISAU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau Merkurius Galan mengingatkan kepada seluruh masyarakat di Bumi Handep Hapakat–julukan Kabupaten Pulang Pisau, agar tidak membakar lahan. Dia minta masyarakat, saat membuka lahan untuk pertanian, jangan dilakukan dengan cara membakar. Tetapi dilakukan dengan cara buka lahan tanpa bakar alias BLTB.

Karena membuka lahan dengan cara membakar bisa berdampak lebih luas. Yaitu api bisa menjalar ke hutan dan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih luas. Dampaknya pun bisa mengakibatkan kabut asap seperti yang melanda wilayah Kalimantan Tengah saat ini.

“Karena dampak karhutla ini sangat besar dan berbahaya bagi kesehatan, ekonomi dan kelestarian alam,” kata Merkurius Galan, beberapa waktu lalu.

Politikus Partai Demokrat itu menegaskan, kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 lalu telah berdampak besar bagi kesehatan, perekonomian, penerbangan dan kelestarian alam serta flora dan fauna.

Oleh karena itu, kata Galan, pihaknya kembali mengingatkan seluruh masyarakat Pulang Pisau agar dalam membuka lahan, jangan dilakukan dengan cara membakar. Namun dilakukan dengan cara buka lahan tanpa bakar.

“Pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan, jika kedapatan oknum warga membakar lahan akan dikenakan sanksi berupa pidana kurungan atau penjara,” tegasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau dari daerah pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Kahayan Hilir, Jabiren Raya, Kahayan Tengah dan Banama Tingang itu mengajak seluruh elemen masyarakat di Pulang Pisau, khususnya yang akan membuka lahan agar bersama-sama mematuhi imbauan dan peraturan terkait larangan membakar hutan dan lahan demi kebaikan bersama.

“Karhutla ini dampaknya sangat luas, baik bagi kesehatan, ekonomi dan lingkungannya. Karhutla ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga lingkungan kita dari bahaya karhutla,” tandasnya.

Galan juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang akan beraktivitas keluar rumah untuk mengenakan masker. Karena kondisi udara saat ini di Pulang Pisau sudah sangat berbahaya bagi kesehatan. “Jika mengalami gejala sesak nafas dan lainnya segera mendatangi pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan kesehatan,” pungkasnya. (ung/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *