PALANGKA RAYA – Sejumlah sarana dan prasarana (Sapras) milik relawan karhutla mulai rusak. Ini setelah kurang lebih satu bulan para relawan berjibaku memadamkan Kawasan huatn dan lahan pekarangan yang terbakar.
Anggota DPRD Kalteng, Okki Maulana mengatakan kebutuhan ransum bagi relawan sejauh ini relatif terpenuhi berkat dukungan masyarakat. Persoalan justru bergeser pada peralatan yang digunakan untuk pemadaman di lapangan mulai rusak khsusnya selang dan pompa air.
“Jujur, kalau kendalanya terkait ransum seperti vitamin, makanan, dan lain-lain, alhamdulillah perhatian dari masyarakat sudah cukup banyak. Justru peralatan yang mulai rusak, seperti selang dan pompa air,” katanya, Kamis (24/9).
Menurutnya, kondisi peralatan wajar mengalami penurunan karena digunakan secara intensif setiap hari menangani karhutla yang telah berlangsung cukup lama. Bahkan, sejumlah mesin pompa air atau Alkon mulai mengalami kerusakan, sementara relawan belum tentu memiliki peralatan cadangan.
“Sebenarnya sekarang yang dibutuhkan justru sarpras untuk teman-teman relawan melaksanakan aksinya. Itu yang sedang menjadi kendala,” ujar Okki.
Okki yang juga Ketua Forum Relawan Damkar Kota Palangka Raya menyebut hampir seluruh relawan yang tergabung dalam Satgas merupakan kekuatan swadaya masyarakat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan peralatan menjadi sangat besar apabila seluruhnya harus dipenuhi pemerintah daerah.
“Selang-selang sudah banyak yang aus, mesin-mesin Alkon sudah mulai rusak. Sementara kawan-kawan sendiri belum tentu punya spare alat untuk melaksanakan aksinya,” jelasnya.
Menurut Okki, pemerintah memang telah memberikan sejumlah bantuan peralatan. Namun, kebutuhan di lapangan terus berkembang seiring panjangnya masa penanganan karhutla.
Ia mendorong dukungan terhadap relawan tidak hanya diberikan dalam bentuk konsumsi maupun insentif, tetapi juga memastikan peralatan utama untuk pemadaman tersedia dan dapat digunakan secara optimal.
“Kalau dalam bentuk lain sudah banyak, seperti armada mobil tangki air sekarang hampir memadai. Walaupun akan lebih baik kalau ditambah, yang ada sekarang sebenarnya sudah mencukupi,” pungkasnya.(sep/*)












