DPRD Kalimantan Tengah

‎ Infrastruktur Desa Diikuti Penguatan Ekonomi

28
×

‎ Infrastruktur Desa Diikuti Penguatan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng, Rusdi Gozali BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Rusdi Gozali menegaskan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman perlu diikuti penguatan sektor pertanian dan usaha masyarakat.

Hal tersebut, kata Rusdi dinilai penting agar pembangunan tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga berdampak langsung terhadap perekonomian desa.

‎Menurut Rusdi, akses jalan menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat saat ini, apalagi di wilayah pedalaman Kalteng. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi kunci untuk membuka akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman.

‎

‎“Pelaksanaan pembangunan harus ditopang koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa,” ujarnya, Jumat (18/9).

‎

‎Ia mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju wilayah pedalaman. Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan memudahkan mobilisasi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.

‎

‎“Transportasi yang lancar akan memudahkan mobilisasi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ungkap Rusdi.

‎

‎Namun, pembangunan fisik menurutnya perlu dibarengi dengan dukungan terhadap sektor pertanian dan usaha masyarakat. Rusdi menyebut sejumlah kelompok usaha tani telah terbentuk dan kini membutuhkan intervensi serta dukungan nyata dari pemerintah maupun pemangku kepentingan terkait.

‎

‎“Masyarakat sudah membentuk kelompok usaha tani, tinggal bagaimana pemerintah dan pemangku kepentingan memberi dukungan,” tegas Legislator Fraksi Golkar tersebut.

‎

‎Rusdi juga menyinggung program nasional seperti Asta Cita dan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, program tersebut dapat memberikan dampak positif apabila diintegrasikan dengan program prioritas kepala daerah hingga tingkat desa.

‎

‎“Meski begitu, kami berharap program pemberdayaan masyarakat tetap bisa berjalan dan benar-benar dirasakan, terutama oleh warga di pedesaan,” katanya.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *