DPRD Palangka Raya

Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

33
×

Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Palangka Raya Hasan Busyairi.

PALANGKA RAYA – Upaya membangun kebiasaan masyarakat memilah sampah dari rumah terus didorong di Kota Palangka Raya. Salah satunya melalui pembentukan dan pengoperasian Bank Sampah Bahalap Barasih di Kecamatan Bukit Batu.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya terus menggencarkan sosialisasi terkait operasional bank sampah tersebut. Program ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengelola sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Hasan Busyairi mengatakan, keberadaan bank sampah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle.

“Dengan hadirnya Bank Sampah Bahalap Barasih, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya semakin meningkat,” kata Hasan, Selasa (15/9/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai tata cara memilah sampah dari rumah berdasarkan jenisnya. Warga diperkenalkan dengan sistem kategorisasi agar pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dapat dilakukan secara lebih mudah dan terarah.

Hasan berharap kebiasaan memilah sampah dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Dengan begitu, sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai guna dapat dipilah dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai ekonomis. “Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi warga, tetapi juga bertujuan menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Menurut dia, pengelolaan sampah yang dilakukan secara tepat sejak dari sumbernya juga dapat membantu mencegah penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan maupun kesehatan.

Hasan mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama mewujudkan Palangka Raya yang bersih, hijau, dan lestari. Salah satunya dengan membiasakan memilah dan menabung sampah melalui bank sampah. “Dengan langkah sederhana ini dan menjadikan pengelolaan sampah sebagai budaya sehari-hari, akan membawa dampak luar biasa bagi masa depan kota,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan Bank Sampah Bahalap Barasih dapat memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. “Dengan hadirnya Bank Sampah Bahalap Barasih, kita berharap budaya hidup bersih dan sehat tertanam semakin kuat di tengah masyarakat Kota Palangka Raya,” pungkas Hasan. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *