DPRD Kalimantan Tengah

‎Sekolah Pelosok Katingan Belum Tersentuh MBG

45
×

‎Sekolah Pelosok Katingan Belum Tersentuh MBG

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng Dapil I, Siti Nafsiah FOTO: BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Sejumlah sekolah di pelosok Kabupaten Katingan hingga kini belum tersentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Orang tua dan para siswa berharap program Presiden Prabowo itu bisa sampai di daerah pedalaman kabupaten pemekaran tersebut.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Palangka Raya, Katingan dan Gunung Mas, Siti Nafsiah mengakui program strategis pemerintah Prabowo ini belum masuk ke daerah pelosok Kabupaten Katingan.

‎Nafsiah mengatakan, persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat selama dirinya turun ke lapangan. “Di Tumbang Marak itu belum masuk MBG. Kemudian SMA Negeri 1 Tumbang Sanamang juga belum. Padahal mereka sangat mengharapkan MBG tersebut,” katanya, Jumat (11/9).

‎Menurutnya, kebutuhan terhadap program tersebut cukup besar, terutama bagi siswa yang berada di wilayah yang jauh dari pusat kabupaten. Pelaksanaan MBG di daerah pelosok dinilai perlu mendapat perhatian agar manfaat program tidak hanya dirasakan sekolah yang berada di kawasan dengan akses lebih mudah.

‎Program MBG sendiri menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Pemerintah Provinsi Kalteng sebelumnya juga menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan penyelenggaraannya berjalan sesuai ketentuan.

‎Nafsiah menilai aspirasi masyarakat terkait MBG menunjukkan masih ada sekolah yang membutuhkan perhatian dalam perluasan cakupan penerima manfaat. “Mereka sangat mengharapkan MBG tersebut,” ungkapnya.

‎Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian instansi terkait, sehingga sekolah-sekolah yang berada di kawasan pelosok tidak tertinggal dalam pelaksanaan program nasional tersebut. Menurutnya, pemerataan layanan menjadi penting agar tujuan peningkatan kualitas gizi dan sumber daya manusia dapat dirasakan hingga wilayah pedalaman.

‎

‎DPRD Kalteng akan terus menyerap aspirasi dari daerah dan meneruskannya kepada pihak yang memiliki kewenangan. Khusus untuk sekolah yang belum menerima MBG, Siti mendorong adanya pemetaan kebutuhan dan langkah konkret agar perluasan program dapat dilakukan secara bertahap sesuai kondisi wilayah.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *