DPRD Kalimantan TengahKalimantan Tengah

‎Siti Nafsiah Bersama PMI Bagikan 5.000 Masker

50
×

‎Siti Nafsiah Bersama PMI Bagikan 5.000 Masker

Sebarkan artikel ini
‎BAGI MASKER : Anggota DPRD Kalteng Siti Nafsiah membagikan masker ke pengendara motor yang berhenti di lampu merah Bundaran Burung, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA/RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalteng.

Sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada masyarakat di empat titik lampu merah kawasan Bundaran Burung, Palangka Raya, Jumat pagi (11/9/2026).

‎Nafsiah yang juga Wakil Ketua PMI Provinsi Kalteng mengatakan, pembagian masker gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

‎Menurut dia, karhutla tidak lagi sebatas persoalan lingkungan karena dampaknya telah meluas ke berbagai aspek kehidupan.

“Karhutla ini bukan hanya bencana lingkungan, melainkan sudah menjadi bencana kemanusiaan karena yang terdampak sangat luar biasa, ya manusia, hewan, tumbuhan, perkebunan, kesehatan, perekonomian dan lainnya,” katanya.

‎Masker dibagikan kepada masyarakat yang melintas maupun berada di sekitar empat persimpangan lampu merah kawasan Bundaran Burung, Kota Palangka Raya.

Pembagian dilakukan sebagai langkah perlindungan sederhana bagi warga, khususnya mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah saat kualitas udara terganggu asap.

‎Nafsiah menilai kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh pihak. Penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah karena dampaknya menyentuh langsung kehidupan masyarakat. 

“Karena itu tentu saja harus menjadi perhatian serius dari semua pihak, eksekutif, legislatif bahkan yudikatif,” tegasnya.

‎DPRD Kalteng juga menyatakan dukungan terhadap berbagai upaya pemerintah dalam menghadapi karhutla. Siti mengapresiasi langkah penanganan yang telah dilakukan, termasuk keterlibatan berbagai elemen masyarakat yang turun langsung ke lapangan.

“Kepada seluruh elemen yang turun ke lapangan langsung, baik dari pemerintah maupun di luar pemerintah seperti pokmas, MPA, ormas, komunitas atau apapun sebutannya, kita ucapkan terima kasih atas seluruh tenaga dan pengorbanan mereka,” ujar Nafsiah.

‎Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, PMI, DPRD Kalteng, relawan, komunitas dan masyarakat terus diperkuat selama kondisi karhutla belum sepenuhnya teratasi.

Upaya perlindungan terhadap warga juga perlu berjalan beriringan dengan penanganan sumber api agar bencana asap segera berlalu dan aktivitas masyarakat kembali normal. (sep/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *