Peristiwa

Warga Datangi Mako Damkar Kobar, Petugas Turun Tangan Atasi Drama Anting Wanita

56
×

Warga Datangi Mako Damkar Kobar, Petugas Turun Tangan Atasi Drama Anting Wanita

Sebarkan artikel ini
PENANGANAN : Regu I Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana berupaya menangani kejadian non kebakaran di Mako Damkar Kobar, Rabu, (9/9). FOTO : IST

PANGKALAN BUN – Tak biasanya Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kali ini didatangi oleh warga. Seorang wanita berambut panjang terurai mendatangi petugas tanpa ragu dengan wajah yang cemas.

Namun, tak disangka ternyata anting yang dikenakan di telinga sebelah kirinya tak mau dilepas. Persoalannya nampak sepele, namun tetap saja bikin sang pemilik tak nyaman.

“Wanita ini datang ke Mako Damkar sekitar pukul 12.45 WIB. Ia kesulitan melepaskan stopper atau pengunci anting. Petugas kemudian menanganinya secara hati-hati guna mencegah cedera serius,” kata Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah.

Petugas Regu I Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar bergegas menolong wanita tersebut dengan ekstra hati-hati. Sebab, jika salah langkah sedikit bisa jadi telinga wanita itu ikut terluka.

Petugas juga mengaku pengunci anting memang cukup sulit dilepas. Meski begitu, tanpa membutuhkan waktu lama, jerih payah petugas membuahkan hasil. Wanita itu akhirnya terlihat bisa tersenyum lega kembali.

“Setelah dilakukan penanganan, anting berhasil dilepaskan secara aman dalam waktu kurang lebih 10 menit,” ungkap Fahliahsyah.

Dari kasus unik tersebut, Fahliansyah mengimbau masyarakat agar tidak sungkan meminta pertolongan darurat. Menurutnya, tidak ada masalah yang terlalu kecil untuk ditangani dengan serius.

“Mohon jangan memaksakan diri ketika menghadapi benda yang sulit dilepas maupun kondisi lain yang berpotensi menyebabkan cedera. Meminta bantuan kepada petugas bisa menjadi pilihan ketika upaya mandiri justru berisiko membahayakan diri,” imbaunya.

Fahliansyah menambahkan bahwa tugas Damkar tidak hanya menangani kebakaran. Namun lebih dari itu, penyelamatan nonkebakaran atau rescue siap melayani 24 jam kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kewenangan petugas.

(fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *